NANGA BULIK– Belakangan ini, jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) cenderung meningkat. Bagi yang sudah sulit tertangani karena berprilaku agresif, terpaksa dikirim ke rumah sakit jiwa (RSJ).
Seperti Rabu (9/7), seorang pria usia sekitar 50 tahun asal Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei Palangkaraya oleh Dinas Sosial (Dinsos) setempat, berkoordinasi dengan Puskesmas Merambang.
Kepala Dinas Sosial Lamandau Syaifudin Zuhri mengungkapkan, menurut keterangan keluarga, riwayat gangguan jiwa pria itu bermula dari kecelakaan kerja yang dialaminya tahun 2019. Ia mengalami cidera serius di kepala lantaran tertimpa pohon tumbang.
Setelah kejadian itu, pasien ini menjalani perawatan dan pengobatan. Namun, belakangan ini ia menghentikan pengobatannya. Akibatnya, gangguan jiwanya kambuh dan ditandai dengan perilaku agresif yang semakin memburuk.
"Beberapa waktu terakhir, pasien sering mengamuk dan kambuhan terakhir ini cukup mengkhawatirkan karena tingkat agresivitasnya meningkat," ujar Syaifudin.
Akhirnya pihak keluarga sepakat untuk merujuk pasien ke RSJ Kalawa Atei , untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan medis yang intensif dan tepat.
"Dinsos Lamandau dan Puskesmas Merambang bekerja sama untuk memfasilitasi proses rujukan tersebut, mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan," pungkasnya.
Melalui kejadian ini ia berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan dan pemahaman terhadap ODGJ. Dukungan keluarga sangat penting untuk membantu kesembuhan pasien. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama