Mobil vs Motor hingga Merusak Sejumlah Kendaraan dan Warung
PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com - Kecelakaan lalu lintas berakibat melayangnya nyawa manusia terjadi di dua lokasi di Kota Palangka Raya dalam satu hari, Minggu (25/5) kemarin.
Pertama di kawasan Bundaran Kecil, simpang Jalan G. Obos, Kelurahan Menteng saat dini hari. Dalam peristiwa ini nyawa Satrio Nugroho, warga Desa Pangi, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau terenggut.
Kecelakaan ini antara sepeda motor Yamaha Jupiter MX King dengan nopol KH 6703 JL dikemudikan Satrio Nugroho, dengan mobil Toyota Rush bernopol KH 1461, yang dikemudikan Aldi, warga Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas.
Setelah kecelakaan, korban pengendara motor sempat mendapatkan perawatan intensif selama beberapa jam di rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Seluruh kendaraan terlibat lakalantas diamankan di Mapolresta. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Sementara pengemudi mobil diamankan untuk dimintai keterangan.
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, AKP Edigio Sumilat menerangkan, peristiwa ini kecelakaan ganda depan-samping dan diduga akibat kelalaian pengendara sepeda motor, yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Dari hasil investigasi awal urainya, pengendara motor Yamaha Jupiter MX King itu melaju dari arah kanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak tabrakan yang terlalu dekat, laju kendaraan tidak mampu dikendalikan. Akhirnya menabrak bagian samping kanan mobil Toyota Rush.
Sementara mobil melaju dari arah Bundaran Burung menuju Bundaran Kecil melalui Jalan RTA Milono. Saat hendak memasuki simpang Jalan G. Obos, kecelakaan tak terhindarkan, akibat ditabrak dari arah samping.
“Pengedara motor meninggal dunia di rumah sakit. Terkait dugaan balapan liar, masih kami lakukan penyelidikan. Korban luka parah dibagian kepala hingga meninggal dunia,” ungkap Edigio.
Selanjutnya kecelakaan kedua, terjadi di kawasan Pahandut Seberang, sekitar pukul 09.00 WIB. Melibatkan 1 unit mobil jenis Toyota Avanza KH 1370 NC. Mobil itu menabrak warung hingga rusak parah, dua unit motor dan tiga buah warung mengalami rusak ringan.
Akibat kejadian itu, Lamsyah (57), warga Jalan Pantai Cemara Labat I tewas ditempat karena tubuhnya dihantam mobil. Lakalantas ini pun masih dalam penyelidikan aparat Sat Lantas Polresta Palangka Raya.
Edigio Sumilat menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan satu unit mobil Avanza, dua unit sepeda motor serta dua warung milik warga. Lakalantas terjadi saat mobil Avanza yang dikemudikan oleh Koorma (32), warga Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, melaju dari arah Jembatan Kahayan menuju Desa Bukit Rawi. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami oleng ke kanan dan hilang kendali.
Kemudian, mobil menabrak sepeda motor Vega ZR yang dikendarai Lamsyah (57).Lalu menghantam motor dan warung hingga mengalami kerusakan materiil yang cukup parah.
Identitas lain yang terlibat dalam kecelakaan adalah penumpang mobil Avanza, yakni Pebri (29) dan Miska (15), keduanya juga warga Tumbang Napoi. Sedangkan pemilik warung atas nama Zaid dan sepeda motor N-Max yang ditabrak diketahui bernama Dewi (29) dan pemilik Warung Amira bernama Sugeng (34), keduanya berasal dari Pahandut Seberang.
Edigio Sumilat mengungkapkan, saat ini Toyota Avanza dan dua unit motor jenis Yamaha Vega ZR dan NMax sudah diamankan di Mapolresta. Kondisi kendaraan hancur akibat lakalantas tersebut.
”Jadi kedua lakalantas itu masih kami selidiki dan kendaraan yang terlibat sudah diamankan dan tengah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sementara itu, Tim penyelamat Damkar Kota Palangka Raya turut mengevakuasi pasca lakalantas tersebut.
Kondisi mobil berhenti di depan kios dengan stir kanan patah, juga ban kanan pecah, serta ban kiri depan.Korban meninggal dibawa ke RSUD Doris Sylvanus.”Kami turut berduka cita dan semoga tidak terulang kembali,” tandas Sucipto, selaku koordinator tim damkar.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama