Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Teror Hewan Reptil Masuk Rumah masih Marak Terjadi di Kalteng

Agus Jaka Purnama • Minggu, 18 Mei 2025 | 21:35 WIB
Tim Rescue Damkar Palangka Raya saat melakukan evakuasi seekor biawak, Minggu (18/5).
Tim Rescue Damkar Palangka Raya saat melakukan evakuasi seekor biawak, Minggu (18/5).

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com -Masuknya hewan reptil seperti Biawak dan ular ke dalam lingkungan rumah warga, kontan membuat seisi rumah menjadi panik. Hal itu terbilang sering terjadi belakangan ini, terutama di tengah musim penghujan.

Seperti terjadi di Jalan G Obos Palangka Raya, Minggu (18/5). Seekor biawak dengan panjang sekitar 90 sentimeter, masuk ke rumah salah satu warga. Sehingga harus dievakuasi oleh tim penyelamat dari pemadam kebakaran (damkar) setempat.

Koordinator Tim Rescue Damkar kota Palangka Raya Sucipto mengungkapkan, biawak masuk ke rumah warga melalui jendela. Saat ditangani tim damkar, biawak sempat melakukan perlawanan, hingga 45 menit akhirnya berhasil ditangkap dan dimasukan ke dalam karung.

“Diduga biawak mencari makan dan muncul dari semak-semak di sekitar kawasan tersebut. Waktu 45 menit baru berhasil diamankan,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga menangani ular masuk rumah di Jalan Piranha Palangka Raya. Pada salah satu rumah warga ditemukan seekor ular Hanjaliwan Tadung ukuran kecil  yang bersembunyi di bawah karpet. Semula ular ini belakang rak TV,  selanjutnya sudah menghilang dan tim melakukan pencarian. Ternyata, bersembunyi di bawah karpet plastik di belakang rak TV, dengan panjang  sekitar 80 sentimeter, besar 0'5 inci.

Selanjutnya, binatang melata ini pun berhasil dievakuasi tim damkar dan dilepas kembali ke lokasi jauh dari pemukiman, dan beruntung tidak ada laporan warga yang digigit.

“Dua lokasi kita lakukan penanganan hewan berbahaya. Keduanya masuk kawasan pemukiman dan diduga hal itu terjadi lantaran mencari mangsa dan ekosistem makanan sudah rusak. Namun  selama ini tidak ada warga yang menjadi korban, sebab bisa segera ditangani,” papar Sucipto.

Terpisah, ular masuk ke dalam rumah juga terjadi di Kabupaten Kapuas. Kejadian ular masuk rumah seringkali dilaporkan warga dalam satu minggu terakhir. Seperti terjadi lagi di rumah salah seorang warga di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas, Sabtu (17/5) malam ,sekitar pukul 22.35 WIB.

Masalah ini pun ditangai oleh Tim Antasari Animal Rescue Kuala Kapuas,  yang khusus menangani evakuasi hewan berbahaya.

Dalam rumah warga itu ditemukan ular jenis piton dengan ukuran 1 ,5 meter dan berhasil dievakuasi, meski sempat kesulitan  karena ular berperilaku agresif saat akan ditangkap.

"Ular tersebut diamankan di dapur rumah warga dan akan dilepas pindahkan ke tempat yang aman" ungkap Adit, anggota relawan Antasari Animal Rescue.

Atas banyaknya kejadian ini pihak evakuasi hewan berbahaya, pihaknya pun mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap adanya satwa tersebut, terlebih saat air pasang dan jangan mencoba mengevakuasi sendiri tanpa adanya keahlian khusus. (daq/sbn/gus)

 

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#biawak #PALANGKA RAYA #hewan reptil #evakuasi #ular phyton #Sucipto