PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Upaya pencarian terhadap Akbar (20), pemancing yang tenggelam setelah kelotok yang dinaiki terbalik membuahkan hasil. Jenazahnya ditemukan mengapung dalam posisi tertelungkup, sekitar 500 meter dari titik tenggelam di Sungai Kahayan, Senin (12/5).
”Pukul 15.40 WIB korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam. Jenazah tersangkut kayu,” kata Maulana Abdilah, Kasi Operasi SAR Pangka Raya.
Maulana menambahkan, tim SAR Gabungan awalnya mencium bau menyengat di sekitar pinggiran sungai. Tim lalu mengurai tumpukan kayu di lokasi. Saat itulah jasad korban terlihat.
”Korban kami temukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya kami evakuasi dan serahkan ke pihak keluarga,” ujarnya.
Korban merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Palangka Raya. Dia tenggelam usai setelah bersama keempat berangkat bersama menaiki perahu berniat untuk memancing ikan, namun saat berada di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi tiba-tiba karam akibat gelombang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana mengatakan, penemuan jasad korban mengakhiri operasi SAR gabungan.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian, sehingga pencarian dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” katanya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasat Samapta AKP Suyatman mengatakan, upaya pencarian merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat.
”Korban sudah ditemukan. Pencarian dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan speed boat milik kepolisian,” kata Suyatman.
Seperti diberitakan, niat memancing lima pemuda di Palangka Raya berujung petaka. Kelotok yang mereka gunakan terbalik di Sungai Kahayan, Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya, Sabtu (10/5) petang lalu.
Mereka di antaranya, Syahrudin (27), Adit (16), Johanes (18), Taufik (17), dan Akbar (20). Empat orang berhasil selamat. Nahas bagi Akbar, dia menghilang terseret arus.
Tim Rescue langsung turun tangan setelah menerima laporan. Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian, antara lain Tim Rescue KPP Palangka Raya, Polsek Pahandut, Kodim 1016, Koramil, BPBD Kalimantan Tengah, BPBD Kota Palangka Raya, SAR MTA, Lazismu, Putra Pahandut, Tim Rescue Gabungan Kota Palangka Raya, dan masyarakat sekitar. (daq/ign)
Editor : Slamet Harmoko