NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Puluhan desa di empat kecamatan terpaksa mengalami pemadaman lebih dari 6 jam pada Jumat (9/5) petang kemarin. Pasalnya, sebuah tiang listrik roboh setelah ditabrak truk tangki.
Kecelakaan lalu lintas ini terjadi antara pukul 16.00-17.00 WIB. Saat itu sebuah truk tangki bermuatan CPO dari arah Beruta melaju menuju Perigi di jalanan aspal yang mulus. Namun pada saat di tanjakan terjadi slip atau gangguan pada ketika mengganti perseneling.
"Akibatnya truk tangki mundur dan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan yang di belakang, truk tersebut kemudian banting setir sehingga bagian belakang menabrak tiang listrik, " ungkap Kapospol Beruta Bripka S. Haryono.
Akibatnya mobil terguling dan masuk parit. Beruntung kondisi supir, Umar Medi (45) selamat akibat kejadian ini, sehingga tidak ada korban jiwa.
Walaupun saat keluar dari truk, tubuhnya dipenuhi lumpur akibat genangan CPO yang tumpah dari tangki yang bocor.
Namun robohnya tiang tersebut berdampak pada pemadaman listrik di puluhan desa. Wilayah terdampak yaitu: Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Belantikan Raya, Kecamatan Lamandau, dan sebagian Kecamatan Bulik yakni Desa Perigi, Desa Beruta, Desa Pamalontian, Desa Tamiang dan sekitarnya.
"Kami sampaikan permohonan maaf apabila pemadaman ini menyebabkan terganggunya aktivitas Pelanggan, PLN tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali menikmati layanan listrik dari PLN," ujar Manager PLN ULP Nanga Bulik, Aswadi.
Setelah mendapatkan laporan insiden tersebut, timnya langsung ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Sehingga listrik dapat kembali menyala sekitar pulul 23.30 WIB. (mex/sla)
Editor : Slamet Harmoko