SAMARINDA- Penembak misterius beraksi di Samarinda. Dedy Indrajid Putra (35), warga Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, tewas ditembak saat keluar dari sebuah tempat hiburan malam (THM) di Jalan Imam Bonjol, Minggu (4/5) sekitar pukul 04.20 Wita.
Korban yang saat itu bersama lima anggota keluarga baru saja keluar dari THM yang berlokasi di Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota. Korban yang baru keluar dari THM langsung diserang sebelum sempat memasuki mobilnya oleh pelaku yang diduga mengenakan pakaian serba hitam.
Salah seorang Saksi, Agus (45), mengungkapkan bahwa saat kejadian ia berada di seberang lokasi, tepatnya di depan Toko Ban Mobil Dermaga Jaya. Ia sempat memperhatikan pelaku yang terlihat bolak-balik melintasi area tersebut sebelum akhirnya melakukan aksi penembakan.
“Saya sedang menunggu teman di seberang TKP, memang terlihat menembak beberapa kali bolak-balik menggunakan serba hitam,” jelasnya.
Agus membeberkan korban ditembak sebelum memasuki kendaraan roda empatnya yang terparkir tepat di sebelah THM. Ia tekankan korban sebelum mengalami nasib malangnya itu dari THM tersebut.
Sementara itu Polresta Samarinda bersama tim Jatanras Polda Kaltim terus memburu pria misterius yang menembak mati seorang pria bernama Dedy Indrajid Putra (35), Minggu (4/5) dini hari.
Pelaku termasuk mengenakan jaket ojek online (ojol) berwarna hitam, lengkap dengan helm, sarung tangan, masker, dan sepeda motor berwarna senada. Ia menembak korban dari jarak yang sangat dekat, lalu melarikan diri.
"Proyektil yang ditemukan di tubuh dan lokasi merupakan hasil tembakan pelaku. Diduga kuat menggunakan senjata rakitan," jelas Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar.
Polisi menduga senjata yang digunakan memiliki kaliber 8 hingga 9 milimeter. Hingga kini, jenis pasti senjata tersebut masih dalam proses identifikasi.
Sementara itu, lima anggota keluarga korban yang juga berada di lokasi tengah dimintai keterangan. Berdasarkan penuturan mereka, tidak ada cuplikan atau cekcok di dalam tempat hiburan sebelum kejadian berlangsung.
“Kami mohon kerja sama masyarakat. Jika ada yang melihat, mendengar, atau mengenali pelaku, segera hubungi Polresta Samarinda atau layanan darurat 110,” pungkas Hendri.(uw/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama