WONOGIRI, Radarsampit.jawapos.com - Sebuah tragedi pembunuhan berdarah menggemparkan Desa Ngadirojo Lor, Wonogiri, Jawa Tengah. Dwi Hastuti (48), seorang wanita asal Desa Baturetno, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, dicor di belakang rumah orang tua J (34), pria yang ternyata memiliki hubungan asmara dengannya.
Kasus mengerikan ini bermula dari jalinan asmara terlarang antara Dwi Hastuti dan J.
Informasi yang berhasil dihimpun mengungkapkan bahwa Dwi Hastuti mendesak J untuk menikahinya.
Namun, harapan Dwi bertepuk sebelah tangan. J menolak mentah-mentah permintaan tersebut lantaran dirinya sudah memiliki seorang istri dan anak di rumah.
Penolakan ini memicu pertengkaran hebat di antara keduanya.
Emosi yang memuncak membuat J gelap mata. Dalam kondisi kalap, pria berusia 34 tahun itu nekat mencekik dan membekap Dwi Hastuti hingga meregang nyawa.
Usai melakukan perbuatan kejinya, J dilanda kepanikan. Ia kemudian menyeret jasad Dwi Hastuti ke belakang rumah orang tuanya, berusaha menyembunyikan jejak kejahatannya.
Dengan pikiran kalut, J mengambil tindakan mengerikan: mengecor mayat Dwi Hastuti di dekat kandang itik, berharap jasad korban tidak akan pernah ditemukan.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo, dengan tegas membenarkan bahwa motif asmara menjadi pemicu utama pembunuhan sadis ini.
"Pelaku tidak mau menikahi korban karena sudah memiliki keluarga," ujar Iptu Agung, mengungkapkan fakta yang membuat bulu kuduk berdiri.
Kini, pelaku J telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sementara itu, jenazah Dwi Hastuti telah dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus tragis ini. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor