PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Arus balik Lebaran 2025 dari pulau Jawa yang turun di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mulai sepi.
Penumpang yang turun dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Mas Semarang hanya tercatat ribuan orang setelah Lebaran.
Kepala PT DLU Cabang Kumai Agus Supriyanto mengatakan, seperti arus balik Lebaran tahun sebelumnya, pemudik tidak datang secara bersamaan. Arus balik cenderung lebih lama di bandingkan dengan arus mudik.
”Seperti tahun-tahun sebelumnya, arus balik Lebaran berlangsung lebih lama dan puncak-puncaknya di dua pekan masa Lebaran," jelasnya, Selasa (15/4).
Dia menuturkan, pada masa libur Lebaran, jumlah pemudik yang berangkat melalui pelabuhan Panglima Utar Kumai menggunakan KM Dharma Rucitra 9, Kirana III, Kirana, dan Dharma Kencana sebanyak 15 ribu penumpang.
Namun, pada arus balik hingga kedatangan terakhir pada 14 April 2025 jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Panglima Utar Kumai hanya 6.500 orang.
Jumlah tersebut tak mencapai 50 persen dari jumlah keberangkatan saat mudik Lebaran. Namun demikian, diyakini penumpang terus berdatangan karena arus balik masanya lebih lama dari arus mudik.
”Penumpang pada arus mudik dengan Kapal DLU dari H-30 sampai dengan H-1 sekitar 15 ribu penumpang, dan dari H+1 sampai hari ini yang turun di Pelabuhan Panglima Utar baru 6.500 penumpang," katanya. (tyo/ign)
Editor : Slamet Harmoko