Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

13 Pos Kesehatan Dinkes Kotim Bakal Layani Pemudik Jalur Sampit

Heny Pusnita • Jumat, 21 Maret 2025 | 07:05 WIB
ILUSTRASI. Posko Mudik BPJS Kesehatan menghadirkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2023. (BPJS Kesehatan untuk JawaPos.com)
ILUSTRASI. Posko Mudik BPJS Kesehatan menghadirkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2023. (BPJS Kesehatan untuk JawaPos.com)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dinas kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan membuka pos kesehatan di 13 titik area jalan lintas kota-provinsi. Pemudik jalur darat yang melintasi Sampit, bisa memanfaatkan pelayanan tersebut.

Pos kesehatan tersebut berlokasi di Terminal Patih Rumbih Jalan MT Haryono, Posko Pelabuhan Sampit Jalan Rahadi Usman, Posko Public Safety Center Jalan Jenderal Ahmad Yani, RSUD dr Murjani Sampit Jalan HM Arsyad, Puskesmas Baamang 2 Jalan Tjilik Riwut.

Kemudian, Puskesmas Pasir Putih Jalan Jenderal Sudirman km 6, Puskesmas Sebabi Jalan Jenderal Sudirman km 87,Puskesmas Pundu Jalan Tjilik Riwut km 128, Puskesmas Cempaka Mulia Jalan Tjilik Riwut km 32,5, Puskesmas Kotabesi Jalan Tjilik Riwut km 17, Puskesmas Bagendang Jalan HM Arsyad km 30, Puskesmas Samuda Jalan Parto Muksin, Jalan HM Arsyad km 40, dan Puskesmas Ujung Pandaran Jalan HM Arsyad.

”Pos Kesehatan ini dalam rangka kesiapsagaan melayani masyarakat yang mudik Lebaran. Pos akan diaktifkan terhitung mulai H-7 Lebaran, yaitu pada 24 Maret-7 April 2025," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kotim Sidiq Nurrahman, Rabu (19/3).

Selama pos layanan kesehatan, pihaknya menyiagakan tenaga kesehatan yang bertugas dengan sistem pergantian jam kerja yang terdiri dari dokter, perawat, dan pengemudi ambulans.

”Saar libur Lebaran, layanan kesehatan poliklinik diliburkan terkecuali Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD dr Murjani Sampit dan IGD puskesmas buka layanan selama 24 jam," ujarnya.

Pihaknya juga memastikan setiap pos pelayanan kesehatan memiliki sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang memadai.

Minimal tempat tidur untuk pemeriksaan pasien, emergency kit, obat-obatan, dan akses keluar masuk ambulans, serta melaporkan kegiatan pelayanan harian melalui kemkes.go.id/pospelayanan dan diverifikasi serta divalidasi oleh dinas kesehatan kabupaten/kota.

Penyediaan pos layanan itu juga tindak lanjut dari Surat Edaran Kemenkes Nomor HK.02.01/MENKES/164/2025 tentang kesiapsiagaan arus mudik dan libur Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah yang ditandatangani Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada 12 Maret 2025.

”Penyediaan pos layanan kesehatan ini sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dalam bentuk penanggulangan penyakit menular dan tidak menular. Termasuk masalah kesehatan yang berpotensi menjadi kejadian luar biasa, bencana atau krisis kesehatan, serta dukungan keselamatan berkendara dan pelayanan kesehatan pada kecelakaan lalu lintas," katanya.

Pihaknya telah membentuk tim kecil dengan membuat WhatsApp Grup yang di dalamnya melibatkan beberapa instansi, yaitu Dinsos, Disdukcapil, Dishub, RSUD dr Murjani Sampit untuk memudahkan koordinasi dalam pelayanan kesehatan selama arus mudik.

Lebih lanjut Sidiq mengatakan, Dinkes Kotim juga akan melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pengemudi bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan angkutan umum AKAP lainnya di Puskesmas mulai tanggal 10-22 Maret 2025.

”Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan laik berkendara bagi pengemudi bus AKAP dan angkutan umum AKAP lainnya di terminal atau tempat keberangkatan oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota bekerja sama dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan sebelum keberangkatan mulai tanggal 24 Maret-8 April 2025," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan laik berkendara bagi pengemudi meliputi pengecekan hasil Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), pemeriksaan ulang tekanan darah dan kadar gula darah, serta pemeriksaan alkohol, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Pelaksanaan pelayanan kesehatan tradisional seperti akupuntur, akupresur, penyediaan jamu atau ramuan/herbal, dan atau pelayanan kesehatan tradisional lainnya.

”Kami akan terus berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan dan bandara untuk memastikan pemeriksaan kesehatan pengemudi atau awak moda transportasi berjalan dengan baik dan lancar," katanya. (hgn/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#mudik #lebaran #dinkes kotim #pos kesehatan #posko kesehatan