Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Amankan Infrastruktur Mudik Jalur Darat, Gubernur Kalteng Pastikan Perbaikan Jalan Rusak

Dodi Abdul Qadir • Senin, 17 Maret 2025 | 12:09 WIB
TINJAU JALAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau kesiapan jalur mudik dan balik Lebaran dengan meninjau Jalan Mahir Mahar, lingkar luar Kota Palangka Raya, Sabtu (15/3).IST/RADAR SAMPIT
TINJAU JALAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau kesiapan jalur mudik dan balik Lebaran dengan meninjau Jalan Mahir Mahar, lingkar luar Kota Palangka Raya, Sabtu (15/3).IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memastikan infrastruktur di wilayah siap menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Hal itu dilakukan dengan meninjau ruas yang rusak di Jalan Mahir Mahar, lingkar luar Kota Palangka Raya, Sabtu (15/3).

Ruas jalan nasional tersebut saat ini tengah dalam perbaikan atau pemeliharaan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng menjelang puncak arus balik dan arus mudik Lebaran.

Agustiar berharap BPJN Kalteng bisa menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya terkait pemeliharaan jalan nasional.

Pihaknya akan selalu berkoordinasi untuk memastikan jalan-jalan nasional tertangani dengan baik. Begitu pula dengan jalan provinsi yang menjadi kewenangan pemprov serta jalan kabupaten/kota dan jalan desa.

”Jangan sampai masyarakat kesulitan melakukan perjalanan mudik. Kita harapkan kerusakan jalan ini bisa secepatnya kita atasi. Tiga hari kami menjabat, sudah memanggil Balai menyangkut kesiapan infrastruktur jalan menghadapi Lebaran. Ini jangka pendeknya, jangka menengah dan panjang kita selalu berkoordinasi," kata Agustiar.

Agustiar menuturkan, kerusakan jalan tersebut disebabkan masuknya air ke jalan, sehingga menyebabkan banjir. Kemudian dilewati kendaraan angkutan berat hingga menyebabkan jalan rusak.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Agung Yudhianto mengatakan, kerusakan parah di jalan lingkar luar ada empat titik.

”Upaya yang saat ini kami lakukan adalah mengamankan titik-titik jalan rusak tersebut agar bisa dilalui dengan cara menimbunnya, sehingga air tidak menggenang dan lalu lintas tidak putus. Kalau sudah kering semuanya, baru kami aspal," katanya.

Dia mengungkapkan, ada empat titik lokasi di ruas jalan lingkar luar yang mengalami kerusakan. Kondisi kerusakan terparah dan tergenang air terdapat di satu titik.

”Nanti akan ditutup, grading agregat dulu, baru nanti kalau sudah kering baru kami aspal lagi," katanya.

Agung menjelaskan, genangan diakibatkan adanya limpasan air dari atas jalan. ”Air dari banjir dari atas turun. Saluran ini tidak mampu menampung, karena mungkin banyak sumbatan. Banyak rumah yang berdiri di saluran ini menghambat jalannya air dan air melimpah ke jalan," ujar Agung.

Agung menambahkan, saat ini pihaknya mengamankan titik banjir agar bisa dilalui dan fungsional. ”Seperti saat ini, kami timbun supaya tidak tergenang dan lalu lintas tidak putus. Setelah kering baru kami aspal kembali," katanya. (daq/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#mudik #agustiar sabran #jalan rusak #gubernur kalteng #jalur darat #amankan #infrastruktur