Radarsampit.jawapos.com – Masyarakat muslim tentunya tidak asing dengan buah yang satu ini.
Ya! Kurma, buah khas dari daerah minim penghujan yang masih berkerabat dengan tanaman palem lainnya.
Ketika memasuki Bulan Suci Ramadan, kurma seringkali disajikan sebagai makanan pembuka atau takjil. Hal ini karena keutamaannya yang bernilai pahala sunnah.
Setidaknya ada 5 jenis kurma yang populer di dunia dan salah satunya mungkin pernah kita konsumsi. Berikut ulasannya!
- Deglet Nour
Berasal dari Aljazair, Deglet Nour adalah salah satu varietas kurma yang paling umum dikonsumsi di seluruh wilayah Afrika Utara.
Ukurannya kecil, berwarna kuning keemasan, dan memiliki ciri khas daging yang hampir bening serta rasa manis, seperti kacang, dan karamel.
Kecuali di Afrika Utara, deglet nour dibudidayakan di Israel dan Amerika Serikat, tempat di mana mereka diekspor pada awal abad ke-20.
Meskipun dapat dimakan begitu saja sebagai camilan manis yang disertai teh atau kopi, deglet nour sering kali dimasukkan dalam banyak salad, kue kering, dan kue kering tradisional Afrika Utara.
- Siwa Oasis
Selama 3.000 tahun, para petani Siwa Oasis di gurun Mesir Barat telah memanfaatkan air di gurun untuk menanam kurma Siwa Oasis yang kenyal.
Tiga varietas yang paling penting adalah Siwi, Azzawi, dan Frehi, tetapi ada tiga varietas lagi yang diproduksi dalam jumlah kecil dan berisiko punah yaitu Ghazaal, Takdat, dan Amnzou.
Para produsen menjual kurma segar dan kering. Setelah 10 tahun pertama, setiap tanaman menghasilkan sekitar 50 kilogram kurma kenyal ini per tahun.
Periode pematangan setiap jenis berbeda yaitu Amnzou berbuah pada bulan September, Azzawi dan Siwi pada awal Oktober, Ghazaal pada akhir Oktober, dan Takdat antara Desember dan Januari.
Para petani memanen kurma secara manual dengan memanjat batang pohon menggunakan sabuk.
Kurma digunakan dalam berbagai hidangan lokal seperti tarfant (roti, kurma, dan minyak zaitun), tagilla (minyak zaitun, tepung, kurma, dan air), dan elhuji (kurma, minyak zaitun, dan telur).
- Medjool
Merupakan salah satu varietas kurma terpopuler di dunia, pertama kali dibudidayakan di oasis Talifalt, Maroko, dan kini tumbuh terutama di Timur Tengah (Israel menjadi produsen dan eksportir utama) dan Afrika Utara.
Kurma ini lebih besar dan lebih manis daripada varietas lain dan sering dijuluki "raja kurma" karena rasanya yang lezat dan serbaguna.
Rasanya seperti karamel, teksturnya kenyal, dan kaya akan serat, kalium, dan antioksidan. Kurma medjool dapat dimakan begitu saja (segar atau kering), tetapi juga dapat menjadi bagian dari berbagai resep daerah, mulai dari bubur dan makanan penutup hingga semur, tagine, dan pilaf.
- Ajwa
Kurma yang dianggap sebagai kesukaan nabi ini merupakan varietas kurma terkenal yang berasal dari Madinah, Arab Saudi.
Kurma ini berwarna cokelat tua hingga hampir hitam. Teksturnya agak kering, lembut, dan kenyal, sedangkan rasanya seperti buah prem dan manis dengan sedikit kayu manis, karamel, dan madu.
Kurma kaya akan protein, serat makanan, lemak sehat, dan vitamin seperti A, B6, C, E, dan K.
Selama dan setelah kehamilan, konsumsi kurma ajwa dapat melancarkan peredaran darah bagi ibu dan bayi.
Kurma ini juga dikenal sebagai kurma suci dan memiliki tempat khusus dalam tradisi Islam.
- Mazafati
Merupakan kultivar terkenal di Iran, yang sangat dihargai karena rasanya yang manis dan lembut serta teksturnya yang lembut dan kenyal.
Kurma ini terutama ditanam di wilayah selatan Iran, dengan wilayah Bam sebagai penghasil dan pengekspor terbesar.
Kurma Mazafi berukuran sedang, berwarna gelap, dan sebagian besar dikonsumsi dalam keadaan segar, baik sebagai camilan atau dipadukan dengan kacang, keju, oatmeal, dan yogurt. (sbn)
REFERENSI: Wikipedia, Times of India, Kourosh Foods
Editor : Gunawan.