Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Polisi Pastikan Mayat Perempuan di Sungai Korban Pembunuhan, Motor dan HP Raib saat COD Barang

Slamet Harmoko • Rabu, 12 Februari 2025 | 18:30 WIB
Mayat Putri Regita Amanda saat dievakuasi dari sungai (Istimewa)
Mayat Putri Regita Amanda saat dievakuasi dari sungai (Istimewa)

Radarsampit.jawapos.com - Polisi mengonfirmasi bahwa Putri Regita Amanda (18), siswi kelas 3 SMA, menjadi korban pembunuhan. Ia dianiaya sebelum akhirnya ditenggelamkan di Kanal Turi Tunggorono, Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, menjelaskan hasil autopsi menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di bagian kening korban. Selain itu, ditemukan juga luka di perut yang berpotensi menyebabkan kematian.

"Luka-luka tersebut mengindikasikan korban mengalami penganiayaan sebelum meninggal. Namun, berdasarkan pemeriksaan tim forensik, korban meninggal karena tenggelam," ujar Margono.

Korban Masih Hidup Saat Ditenggelamkan ke Kanal Irigasi
Tim forensik menyimpulkan bahwa korban masih hidup ketika diceburkan ke kanal irigasi. Kondisinya yang lemas akibat penganiayaan membuat Putri tak berdaya saat ditenggelamkan.

"Korban kemungkinan besar sudah dalam keadaan sangat lemah sebelum dibuang ke sungai," jelas Margono kepada wartawan di RSUD Jombang pada Selasa (11/2/2025).

Selain menjadi korban pembunuhan, Putri juga dirampok. Sepeda motor Honda Vario dan ponselnya hilang dibawa pelaku, sementara kalung, cincin, dan pakaian masih ada di tubuhnya.

"Hasil penyelidikan sementara menunjukkan motor dan ponsel korban dibawa kabur oleh pelaku," tambah Margono.

Polisi Periksa Lima Saksi
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa lima saksi, termasuk dua warga yang menemukan jasad korban dan tiga teman sekolah Putri. Margono meminta doa agar kasus ini segera terungkap.

Jasad Putri ditemukan warga di Kanal Turi Tunggorono, Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Megaluh, Jombang, pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan sweater kuning dan celana panjang hitam.

Korban Pamit COD dengan Seseorang
Putri merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ia tinggal bersama ayahnya, Misman (59), di Dusun/Desa Sebani, Sumobito, Jombang, setelah ibunya meninggal dunia setahun lalu. Kakaknya yang sudah menikah bekerja di Surabaya.

Pada Senin (10/2) sekitar pukul 16.00 WIB, Putri berpamitan kepada ayahnya untuk menemui seseorang guna melakukan transaksi COD (cash on delivery). Ia pergi membawa sepeda motor Honda Vario dan ponsel.

Namun, Putri tak kunjung pulang. Misman mencoba menghubungi ponselnya sekitar pukul 20.00 WIB, tetapi ponsel Putri sudah tidak aktif. Ia terus mencoba menghubungi hingga dini hari, tetapi panggilan tidak direspons meski ponsel sempat aktif sekitar pukul 00.30 WIB.

Pagi harinya, Misman mendapat kabar dari media sosial tentang penemuan mayat di Kanal Turi Tunggorono. Setelah datang ke RSUD Jombang, keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah Putri Regita Amanda. (jprb)

 

Editor : Slamet Harmoko
#mayat perempuan #cod #jombang #dibunuh #mayat #motor #Mayat perempuan di sungai #hp #pembunuhan