SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kejadian tak terduga menganggetkan pemilik warung di Bundaran KB Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur sekitar jam 14.30 WIB, Rabu (5/2).
Sebuah truk bermuatan Crude Palm Oil (CPO) tiba-tiba menubrak tiga warung hingga mengakibatkan dinding beton pembatas ambruk dan hancur.
"Saya tadi lagi rebahan main handphone, kaget banget tiba-tiba truk besar menabrak warung ini sampai dinding pembatas ambruk tembus ke dinding warung sebelah," Muhlisin Wahyono Penjaga Warung Pakan Ternak Damar PS, Rabu (5/2).
Kejadian itu diduga disebabkan karena kondisi mesin truk Mitsubisi Fuso bernomor plat KH 8385 FO bermuatan CPO seberat 15 ton, tiba-tiba mati sehingga setir terkunci otomatis dan menabrak tiga warung.
Muatan CPO di truk yang dikemudikan Santoso itu dibawa dari PT Sapta Karya Damai (SKD) Jalan Jenderal Sudirman KM 45 dan rencananya akan dibawa menuju Pelabuhan Bagendang.
Warung pertama rusak pada atap depan, kerusakan warung kedua cukup parah dan warung ketiga rusak pada dinding pembatas.
Motor Suzuki Satria FU bernomor plat DA 4639 MA milik penjaga Warung Damar PS juga hancur parah karena diparkir di depan warung.
"Motor saya tadi juga ditabrak, ini kondisi hancur parah. Pakan ternak dalam karung juga berhamburan," ujarnya.
Terkait pertanggungjawaban kerusakan warung dan motor, Wahyono belum dapat menyebutkan berapa nilai kerugiannya. Namun, sopir mengaku siap bertanggungjawab.
"Sopirnya tadi berjanji siap bertanggungjawab," ujarnya.
Selama kurang lebih dua jam sekitar jam 16.30 WIB, truk dievakuasi ditarik dari belakang oleh truk F 2988 AW disaksikan sejumlah anggota Satlantas Polres Kotim dan beberapa warga yang penasaran dan berkerumun di sekitar lokasi kejadian.
Hingga jam 17.43 WIB, anggota Satlantas Polres Kotim masih di lokasi kejadian untuk menunggu mekanik melakukan perbaikan mesin.
Rencananya, setelah perbaikan selesai dilakukan, truk akan dibawa ke Satlantas Polres Kotim untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban lebih lanjut. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko