Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Longsor Susulan di Gunung Mas Menghalangi Pencarian Dua Korban

Arham Said • Selasa, 28 Januari 2025 | 21:30 WIB
MEDAN BERAT : Tim personel gabungan terus mencari dua orang korban tertimbun tanah longsor, di Sei Drajoi, Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas.
MEDAN BERAT : Tim personel gabungan terus mencari dua orang korban tertimbun tanah longsor, di Sei Drajoi, Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas.

60 Puluh Lebih Personel Gabungan Terus Berupaya Keras

KUALA KURUN,radarsampit.jawapos.com - Upaya pencarian dua warga yang menjadi korban tanah longsor yaitu Gadeonsin (57) dan Muliadi (51), di Sei Drajoi, Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masih terus berlanjut. Namun upaya itu terhalang adanya longsor susulan yang semakin menyulitkan pencarian korban.

"Pada Senin (27/1), longsor susulan terjadi tiga kali, dan memaksa kami untuk menghentikan evakuasi sementara, demi keselamatan tim," ucap Kapolres Gumas AKBP Theodorus Priyo Santosa, melalui Kapolsek Kahayan Hulu Utara Ipda Muklisin, Selasa (28/1).

Selain itu lanjutnya, juga ada tantangan berat yang dihadapi oleh tim evakuasi, seperti kondisi medan yang curam dan labil, serta curah hujan yang tinggi di lokasi kejadian."Bahkan sekarang ini, akses menuju lokasi longsor semakin sulit dijangkau, karena debit air Sei Drajoi meningkat akibat hujan deras, sehingga menambah risiko bagi tim evakuasi," papar Theodorus.

Dalam melakukan pencarian korban lanjut dia, tim gabungan hanya menggunakan tiga unit mesin pompa air, bak terpal penampung air, dan kayu untuk menggali tanah longsor. Sementara alat berat yang ditunggu tidak kunjung datang, karena jalan menuju lokasi yang sulit, jarak ditempuh sekitar 10 jam dari Kota Kuala Kurun. Ditambah lagi,Kondisi jalan masih tanah merah dan berbukit-bukit.

"Fokus utama kami saat ini adalah membersihkan batang-batang pohon yang tumbang dan melakukan penggalian di titik yang diperkirakan menjadi lokasi pondok korban tertimbun," tambah Theodorus.

Hingga hari keenam pencarian, tim gabungan bertambah lebih dari 60 orang, dan masih terus berupaya menemukan kedua korban. Ia menegaskan, tim akan terus berjuang, menjaga asa di tengah kesulitan, demi kemanusiaan.

"Kami tidak akan menyerah dalam mencari dan menemukan kedua korban. Kami juga akan terus koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan efektivitas proses evakuasi," pungkasnya.

Sementara itu Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan meskipun belum membuahkan hasil, semangat dan dedikasi tim gabungan, khususnya Polres Gunung Mas dan Polsek Kahayan Hulu Utara, serta dari unsur TNI dan pihak yang terlibat patut diapresiasi.

“Mereka terus berjuang, menjaga asa di tengah kesulitan, demi kemanusiaan.Sama-sama kita berdoa semoga korgan segera ditemukan dan apresiasi bagi para personel dalam penanganan hal tersebut,”tandasnya. (arm/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#personel gabungan #KESULITAN #Gunung Mas #menghentikan #gumas #Kapolres Gumas AKBP Theodorus Priyo Santosa #lokasi #keselamatan #Berjuang #kondisi #personel #kuala kurun #Kabupaten Gunung Mas #tanah merah #menghalangi #kemanusiaan #tim gabungan #pencarian #evakuasi #pencarian korban #Kahayan #Polres Gumas #korban #damang #longsor susulan #warga #kondisi jalan