SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Patroli yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) dalam semalam, berhasil menjaring 38 motor knalpot brong.
Operasi polisi itu digelar pada titik rawan laka lantas dan balap liar itu menggagalkan para ”setan jalanan” alias pelaku balap liar beraksi.
Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Firdaus Canggih Pamungkas mengatakan, patroli dimulai pada Sabtu (18/1) malam hingga Minggu (19/1) dini hari dengan.
”Tiga titik rawan yang menjadi atensi kami, yakni taman kota, Jalan Sutoyo, dan Jalan HM Arsyad," kata Firdaus.
Firdaus mengimbau kalangan muda-mudi di Sampit agar tidak melakukan aksi balap liar. Di sisi lain, orang tua juga diminta melarang anak remajanya keluar hingga larut malam, apalagi menggunakan sepeda motor.
”Kegiatan semacam ini tentu akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Satlantas Polres Kotim mencegah balapan liar," katanya.
Kian Marak di Kapuas
Sementara itu, di Kuala Kapuas, kawasan bundaran kecil berubah menjadi ajang balap liar pada malam hari. Satlantas Polres Kapuas yang kerap berpatroli sering kecolongan.
”Lengah sedikit, langsung terlihat beberapa remaja mengemudikan motor dengan kencang dari Jalan Tambun Bungai hingga Ahmad Yani,” kata Harsen, warga Jalan Tambun Bungai, Minggu (19/1). Dia mengaku sering merasa terganggu dengan aksi tersebut.
Menurut infomasi warga, balap liar dilakukan dari pukul 01.00 WIB, setelah aparat selesai patroli. Tak jarang aksi tersebut membahayakan pengendara lainnya.
”Kami berharap aparat berwajib melakukan tindakan tegas, karena sudah mengganggu kenyamanan pengendara lain yang melintas,” kata Yudi, warga Kapuas.
Kasatlantas Polres Kapuas AKP Wildaniar Kondowangko mengatakan, pihaknya akan terus mengintensifkan patroli malam dan lebih siaga di jam-jam rawan. Selain antisipasi, pihaknya kali ini tidak segan-segan bertindak tegas.
”Biasanya aksi balapan liar dilakukan saat kondisi jalan sepi, sehingga perlu antisipasi dari kepolisian,” katanya. (sir/sbn/ign)
Editor : Slamet Harmoko