Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gudang Toko Hokky Terbakar Delapan Jam, Timbulkan Kerugian Hingga Miliaran

Yuni Pratiwi Iskandar • Selasa, 14 Januari 2025 | 19:09 WIB
SULITKAN PETUGAS: Amukan api di gudang toko yang menyulitkan petugas pemadam, Minggu (12/1) malam. Musibah tersebut diperkirakan menelan kerugian mencapai Rp15 miliar.IST/RADAR SAMPIT
SULITKAN PETUGAS: Amukan api di gudang toko yang menyulitkan petugas pemadam, Minggu (12/1) malam. Musibah tersebut diperkirakan menelan kerugian mencapai Rp15 miliar.IST/RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran besar yang melanda gudang Toko Hokky Omega Houseware di Jalan HM Arsyad, Sampit, Minggu (12/1) malam lalu menyebabkan kerusakan signifikan. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp15 miliar.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Ati Maraahini mengatakan, petugas segera merespons kejadian itu setelah mendapatkan laporan melalui nomor darurat Mako Damkar. 

”Kebakaran terjadi di gudang dua lantai yang menyimpan barang-barang perabotan rumah tangga berbahan plastik dan beberapa alat elektronik. Api sudah membesar saat petugas sampai di lokasi," kata Ati.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama, sekitar delapan jam. Itu disebabkan bahan-bahan yang terbakar mudah menyebarkan api.

Petugas memerlukan waktu dari pukul 18.30-02.07 WIB untuk berhasil menjinakkan api. Lebih 50 personel dikerahkan, dibantu lima unit kendaraan pemadam kebakaran.

Selain itu, bantuan juga datang dari berbagai pihak. Termasuk Satuan Polisi Pamong Praja, BPBD Kotim, Kepolisian Resor Kotim, dan relawan pemadam kebakaran yang turut hadir di lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi di dalam gudang. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran itu menyebabkan kerugian material yang cukup besar dengan luas area yang terbakar mencapai 30x25 meter.

”Karena gudang ini penuh dengan barang-barang yang mudah terbakar, seperti plastik dan peralatan elektronik, api dengan cepat meluas," ungkap Ati.

Kebakaran tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang bisa disebabkan oleh korsleting listrik. Ati mengimbau masyarakat rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik dan memastikan bahwa peralatan yang digunakan aman dan sesuai standar.

”Saya sangat mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan melakukan pengecekan rutin terhadap sistem kelistrikan di rumah atau tempat usaha. Kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik bisa dicegah jika kita lebih berhati-hati," tegas Ati.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa penggunaan alat pemadam kebakaran seperti APAR (alat pemadam api ringan) dan alat pendeteksi kebakaran, seperti alarm detector sangat penting. Ke depan, diharapkan masyarakat lebih paham dan siap menghadapi potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. 

Lebih lanjut Ati menambahkan, meski gudang tempat terjadinya kebakaran rusak parah, toko utama yang berada di bangunan terpisah tetap beroperasi seperti biasa.

”Karena kebakaran terjadi di bangunan gudang yang terpisah, toko utama tetap buka dan melayani pelanggan," ujar Ati. (yn/ign)

 

Editor : Slamet Harmoko
#gudang toko hokky terbakar #kebakaran #toko hokky