KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Aksi pencurian dengan penganiayaan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan. Kali ini pelaku kejahatan ini semakin nekat, bahkan memasuki areal perumahan dinas pengadilan yang berada di Jalan Adam Malik, Kuala Pembuang, Sabtu (4/1) dini hari sekira pukul 04.10 WIB.
Informasi dihimpun dari kerabat korban menyebutkan, dalam menjalankan aksinya penjahat itu, memanfaatkan suara hujan untuk memasuki rumah korbannya, wanita inisial DR (59), yang tinggal seorang diri di salah satu rumah dinas di komplek tersebut.
Apesnya, aksi pelaku kepergok korban ketika ingin keluar kamar dan berniat mengambil air wudhu untuk melaksanakan Salat Subuh. Lantaran kaget, pelaku yang menggunakan penutup wajah dari kain itu pun mendorong paksa korban masuk ke kamar, dan memukulnya. Kemudian pelaku menebaskan senjata tajam jenis parang ke tubuh korban yang terjatuh di atas ranjang tempat tidur.
Tak tinggal diam, korban rupanya berupaya melawan dan berhasil menangkap tebasan senjata tajam pelaku, hingga salah satu telapak tangannya terluka. Sambil berontak korban berusaha melawan sekuat tenaga sambil berteriak, hingga akhirnya pelaku panik dan kabur. Namun, pelaku sempat merampas ponsel dan sebuah tas korban. Serta membawa beberapa peralatan elektronik di rumah tersebut.
Sesaat kemudian, korban dengan susah payah mendatangi tetangga dan meminta pertolongan, hingga peristiwa ini pun telah resmi dilaporkan ke Polres Seruyan. “Laporan sudah disampaikan ke kepolisian, dan sudah ada beberapa anggota yang turun ke tempat kejadian perkara. Korban pun sudah dibawa ke rumah sakit setempat untuk visum,” ungkap YKS (40), salah satu kerabat korban, kepada Radar Sampit, Sabtu (4/1).
Sementara itu sambil menunggu hasil penyelidikan kepoisian setempat, korban pun diungsikan ke rumah kerabatnya. Selain mengalami luka terkena sabetan senjata tajam, juga mengalami memar-memar di beberapa bagian tubuh, korban juga masih dalam kondisi shock atas peristiwa tersebut.(gus)
Editor : Agus Jaka Purnama