PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Dua hari berturut-turut tim penyelamat dari pemadam kebakaran (damkar) Kota Palangka Raya menangkap dua ekor ular piton yang masuk kawasan pemukiman warga di dua lokasi.
Piton dengan panjang 1 meter besar 0'5 inci diringkus di Jalan Temanggung Lawak, Senin(9/12/20240). Kemudian ular piton panjang 4 meter besar 5 inci, diringkus di Jalan Temanggung Kanyapi II Gang 3, Selasa(10/12/2024).
Koordinator Call Center 112 Palangka Raya Sucipto menerangkan, tangkapan pertama ular piton panjang 1 meter besar 0'5 inci, ketika masuk kamar dan bersembunyi di lemari pakaian salah satu rumah warga.
Kehadiran hewan melata itu diketahui saat anak pemilik rumah masuk kamar dan rencana akan belajar di ruangan itu. Kemudian tiba tiba ada benda jatuh dari atas lemari pakaian ke lantai, dan ternyata benda itu ular berwarna hitam, serta belang hijau.
Lalu, anak itu langsung lari keluar kamar dan memberitahu ayahnya, akan kehadiran seekor ular. Lantaran tak berani mengambil risiko, pihaknya pun menghubungi tim penyelamat Damkar. Saat tim tiba di lokasi langsung dilakukan pencarian. Saat membongkar lipatan pakaian , tiba-tiba keluar ular berwarna hitam dan berbelang hijau, ternyata adalah anak ular piton.
“Untung ular tidak menggigit dan bisa ditangkap, kemudian dilepasliarkan. Diduga ular itu mencari mangsa hingga masuk ke rumah warga,” ujar Sucipto.
Dihari berikutnya, pihaknya mendapat laporan ada ular piton panjang empat meter masuk ke halaman warga dan berhasil sudah menelan seekor kucing kesayangan pemilik rumah. Kejadian itu membuat pemilik kucing meneteskan air mata dan histeris karena menyaksikan sendiri kucing kesayangannya dililit kemudian ditelan oleh ular itu.
”Dramatis, pemilik hanya bisa menyaksikan saja karena ular ini sangat besar dan berbahaya,” terang Sucipto.
Setelah melahap seekor kucing, ular tersebut kabur dan bersembunyi di bawah gorong gorong drainase depan rumah warga. Kemudian tim melakukan pencarian, hingga sekitar satu jam berhasil meringkus ular tersebut. “ Saat meringkus, perlawanan dari ular piton itu,” tukas Sucipto.
Namun , karena tim penyelamat siap siaga dan beregu, ular piton besar itu berhasil ditaklukkan dan dimuat ke dalam karung kemudian dibawa ke Pos Rescue Damkar. Selanjutnya dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari pemukiman warga.
“Baru kali ini kami harus ekstra dalam penanganan ular. Maka itu warga jangan sembarangan menangani binatang berbahaya ini. Apalagi jika ular berbisa,” tandas Sucipto. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama