SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Selebaran berisi rencana kedatangan tokoh pengobatan tradisional yang dikenal dengan Ibu Ida Dayak menyebar luas di sosial media.
Informasi tersebut dipastikan hoaks dan penipuan. Sejumlah warga Sampit menjadi korban modus tersebut.
Dalam selebaran tersebut menginformasikan rencana kedatangan Ida Dayak pada 18 November 2024, pukul 09.00 WIB di Gedung Serba Guna Kota Sampit. Pendaftaran dibatasi hanya untuk 120 orang.
Ria, warga Baamang mengaku menjadi korban. ”Informasi ini banyak beredar di grup sekolah dan RT.
Banyak orang yang sudah jadi korbannya, termasuk saya sendiri. Takutnya bertambah banyak korban penipuan yang tidak bertanggung jawab," ujarnya kepada Radar Sampit, Rabu (13/11).
Ria menyadari telah ditipu setelah melakukan pembayaran ke nomor rekening 1830005247316 atas nama Dhanil sebesar Rp200 ribu. Dia mengirimkan bukti pembayaran ke nomor 085165941580.
”Ketika saya mengetahui kalau informasi ini hoaks dari pengelola gedung, saya balas nomor penipu itu via WhatsApp. Anda sudah menipu saya ya. Langsung dihapus semua balasan WhatsApp dia dan nomor saya diblokir," ujarnya.
Sebelum Ria menyadari ia ditipu, penipu itu mengabarkan tersisa delapan kuota lagi. ”Dia bilang sudah 112 yang daftar, sisa delapan pendaftar lagi. Setelah saya kirim bukti transfer, saya dikirim nomor antrean 113. Teman saya balasannya juga seperti itu dan sudah banyak yang jadi korban melakukan transfer ke nomor rekening atas nama Dhanil," ujarnya.
Dia berharap aparat kepolisian segera mengusut modus penipuan yang mengatasnamakan Ida Dayak.
”Sudah banyak yang jadi korbannya. Saya berharap pihak berwajib segera menangkap identitas pelaku dan memberikan efek jera, karena sudah banyak orang yang mengalami kerugian," katanya. (hgn/ign)
Editor : Slamet Harmoko