SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Sejak diterapkannya car free day (CFD) pada 15 September lalu, Taman Kota Sampit, Kotim, Kalteng semakin ramai setiap Minggu pagi.
Warga dari berbagai penjuru Kota Sampit memadati taman untuk menikmati berolahraga atau sekadar berburu kuliner.
CFD yang digelar setiap Minggu pagi telah menjadi destinasi favorit warga untuk berolahraga, bersantai, dan menikmati waktu bersama keluarga.
Yadi, warga Kecamatan Baamang, mengaku rutin mengikuti CFD di Taman Kota Sampit. CFD telah menjadi kegiatan yang dinantikan setiap Minggu pagi.
"CFD ini sangat menyenangkan. Saya bisa berolahraga, berjalan-jalan, dan menikmati suasana yang asri di taman," ujarnya.
Yadi juga menambahkan bahwa CFD telah menjadi wadah bagi warga untuk bersosialisasi dan menjalin silaturahmi.
"Saya sering bertemu dengan teman-teman lama di CFD ini. Selain itu, CFD juga menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk mengajak anak-anak bermain," tambahnya.
CFD di Taman Kota Sampit merupakan program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, mengurangi polusi udara, dan menciptakan ruang publik yang ramah bagi warga.
CFD diselenggarakan dengan menutup akses kendaraan bermotor di area Taman mulai pukul 05.30 - 08.30 WIB, sehingga warga dapat menikmati suasana yang tenang dan aman untuk berolahraga dan bersantai.
Bahkan masyarakat juga bisa mengakses internet gratis di kawasan tersebut.
"CFD ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap CFD dapat menjadi kegiatan rutin yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kualitas hidup di Kota Sampit," ujar Pj Sekda Kotim Sanggul L Gaol.
Tak lupa, Sanggul mengingatkan warga dan pedagang untuk menjaga kebersihan selama CFD berlangsung.
"Jangan buang sampah sembarangan. Mari kita jaga kebersihan Taman Kota Sampit agar tetap asri dan nyaman untuk dinikmati," tuturnya.
CFD di Taman Kota Sampit tidak hanya menjadi tempat untuk berolahraga dan bersantai, tetapi juga menjadi wadah bagi para pedagang untuk menjajakan dagangannya.
Sekitar 500 UMKM berjualan di kawasan CFD, menawarkan berbagai macam kuliner, pakaian, dan aksesoris, menambah semarak suasana di taman.
"CFD ini juga membantu para pedagang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Saya senang bisa berjualan di CFD ini, karena banyak pengunjung yang datang dan membeli dagangan saya," ujar Sari, salah seorang pedagang di CFD Taman Kota Sampit
CFD di Taman Kota Sampit telah menjadi bukti bahwa Kota Sampit terus berupaya untuk menciptakan ruang publik yang nyaman dan ramah bagi warga.
CFD ini diharapkan dapat menjadi salah satu program unggulan di Kotim yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para wisatawan. (yn/yit)
Editor : Slamet Harmoko