Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jadi Korban Hipnotis di Kumai Hilir, Perhiasan Nenek Harpiah Senilai Rp50 Juta Raib

Koko Sulistyo • Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:07 WIB
Korban penipuan dengan modus gendam (hipnotis) yang dialami warga Jalan Bahari, RT 09, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rabu (30/10/2024)
Korban penipuan dengan modus gendam (hipnotis) yang dialami warga Jalan Bahari, RT 09, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rabu (30/10/2024)
PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Nenek Harpiah (75) warga Jalan Bahari, RT 09, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menjadi korban gendam pria tidak dikenal, Rabu (30/10/2024) pukul 05.30 WIB.
 
Informasi dihimpun Radar Sampit, korban yang merupakan ibu rumah tangga tersebut pada pagi hari bermaksud membeli kue di sekitaran rumahnya, tidak berapa lama korban didatangi oleh seseorang yang tidak dikenal menanyakan alamat warga bernama Salmah.
 
Baca Juga: Kejati Kalteng Masih Berburu Bukti, Dugaan Korupsi di Bawaslu Seruyan Buka Peluang Tersangka Baru
 
Korban kemudian di bawa masuk ke dalam mobil Toyota Avanza berwarna putih di dalam mobil ada dua orang laki-laki, satu perawakan putih bersih yang satu sopir perawakan kurus hitam menyampaikan bahwa mereka bisa mengobati orang dan sudah 2 hari mencari pasien atas nama Ibu Salmah.
Mobil terduga pelaku hipnotis yang meresahkan warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Kalteng
Mobil terduga pelaku hipnotis yang meresahkan warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Kalteng
 
Kemudian pelaku menawarkan kepada korban berupa amalan untuk dibaca supaya sehat dan murah rezeki, dan korban disuruh melepaskan perhiasan yang ada di tubuh untuk dimasukkan ke dalam bungkusan berwarna putih.
 
Setelah perhiasan berupa cincin dan gelang dilepas kemudian pelaku memberikan kain bungkus putih dengan syarat agar dibuka pada sore harinya.
 
Baca Juga: Ini Perbedaan antara Hipnotis dan Gendam serta Cara Menghindarinya
 
Korban setelah itu, kembali ke rumah dan merasa penasaran, kemudian membuka bungkusan tersebut dan setelah dibuka hanya berisi batu. Ia pun tersadar telah menjadi korban penipuan atau terkena hipnotis.
 
Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sekitar berupa perhiasan emas, gelang dan cincin senilai Rp50 juta. Dan selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kumai. (tyo/sla)
 
 
 
 
 
Editor : Slamet Harmoko
#kumai #perhiasan #hipnotis #kobar #nenek #kalteng