PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Kota Palangka Raya seakan tidak bisa terhindar dari kutukan si jago merah.
Dalam waktu berdekatan, kebakaran terus terjadi. Kali ini api mengamuk di ruko tukang gigi Djaya Ekspres, Jalan Tjilik Riwut Kilometer 1, Palangka Raya, Sabtu (5/10).
Diperkirakan api muncul dari ruang perbaikan gigi, lantaran kursi matras gigi habis terbakar bahkan sudah jatuh rata di lantai. Kabel juga masih mencolok dari arah kursi matras perbaikan gigi.
Api berhasil dipadamkan hingga tidak membakar seluruh bangunan. Jika tak cepat dipadamkan, besar kemungkinan ruko di sekitar ikut terbakar.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Garis polisi juga sudah terpasang. Kerugian ditaksir jutaan rupiah.
Diduga kebakaran lantaran korsleting listrik. Sebelum api membesar, warga setempat sempat mencium aroma benda terbakar dan keluar asap tebal di ruko itu.
Saksi Rita (26) mengaku melihat asap dari dalam toko lantaran sumber api tidak jauh dari tokonya. Saat itu asap masih berwarna putih, namun tidak diketahui asalnya.
Tanpa curiga dia tidur di dalam toko, namun muncul bau asap hingga banyak petugas pemadam datang. ”Ternyata kebakaran,” ungkapnya.
Koordinator Call Center 112 Palangka Raya Sucipto mengatakan, diperkirakan asal api dari ruang perbaikan gigi, sebab ada kabel tercolok dari arah kursi matras yang terbakar. Kondisi api sudah merambat ke bagian AC, juga merambat ke ruangan luar tempat ruang tunggu.
Api nampak melelehkan AC dan mematikan satu ekor burung dalam sangkar. Api dan asap sudah menembus plafon di atas ruangan perbaikan gigi.
Menurut warga sekitar, ruko berukuran 4 Meter x 9 Meter milik Rahman Sidik itu tidak ditiduri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sucipto mengimbau warga memeriksa instalasi listrik dengan memastikan semua instalasi listrik dalam kondisi baik.
Hindari penggunaan kabel yang rusak, gunakan peralatan listrik yang bersertifikat. Jauhkan bahan-bahan seperti bensin, cat, dan bahan kimia lainnya dari sumber api dan tempat yang panas.
Pasang alat pemadam kebakaran di rumah dan pastikan semua anggota keluarga tahu cara menggunakannya.
Hati-hati saat memasak, jangan tinggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, dan gunakan alat pemadam kebakaran jika terjadi api.
”Kita bisa membantu mencegah kebakaran dan menjaga keselamatan diri serta lingkungan,” tandasnya. (daq/yit)
Editor : Slamet Harmoko