Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Fakta-fakta Aksi Pembajakan Tugboat Royal TB 17 di Kalimantan Tengah

Slamet Harmoko • Rabu, 25 September 2024 | 15:56 WIB
Ilustrasi Perompak
Ilustrasi Perompak

Radarsampit.jawapos.com - Kapal tugboat, Royal TB 17 dirompak di kawasan selatan perairan Tanjung Malatayur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kapal tugboat ini menarik tongkang OB Royal 17. Kawanan perompak brutal ini bahkan beberapa diantaranya bersenjata api.

Waktu dan Lokasi: Pembajakan terjadi pada Minggu pagi, 22 September 2024, di perairan Tanjung Malatayur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Pelaku: Sekelompok orang tak dikenal (OTK) berjumlah lima orang, bersenjata api dan senjata tajam. Mereka menyerang tugboat dan tongkang yang sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Bagendang menuju Stagen Kotabaru.

Modus Operandi: Para pelaku naik ke tongkang dang menguras muatannya, menyekap ABK, lalu merampas barang-barang berharga dan muatan. Mereka juga menyerang tugboat dan menyekap nahkoda serta ABK.

Kerugian: Korban mengalami kerugian materiil berupa uang tunai, ponsel, peralatan navigasi, dan muatan. Secara psikologis, ABK mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Durasi Pembajakan: Pembajakan berlangsung selama sekitar 8-10 jam.

Sasaran: Selain merampas barang-barang, para pelaku juga merusak alat komunikasi dan navigasi kapal.

Ciri-ciri Pelaku: Pelaku menggunakan logat Melayu atau Banjar.

Tindak Lanjut: Pihak berwenang telah melakukan penyelidikan dan upaya pencarian terhadap para pelaku.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena semakin maraknya aksi kejahatan di perairan Indonesia.

Pihak berwenang perlu meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan kejahatan laut.

Perusahaan pelayaran juga perlu meningkatkan keamanan kapal dan memberikan pelatihan kepada ABK untuk menghadapi situasi darurat. (*)

 

Editor : Slamet Harmoko
#pembajakan kapal #pembajakan tugboat #sampit #Tugboat Royal TB 17 #kotim #kalteng