Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Polda Sumbar Ekshumasi Jenazah Afif Maulana, Hasilnya akan Keluar 4 Minggu Lagi

Slamet Harmoko • Jumat, 9 Agustus 2024 | 15:20 WIB
Proses ekshumasi yang dilakukan di kuburan remaja Afif Maulana, 13, di Padang, Sumatera Barat pada Kamis (8/8/2024). (ANTARA/HO-PoldaSumbar)
Proses ekshumasi yang dilakukan di kuburan remaja Afif Maulana, 13, di Padang, Sumatera Barat pada Kamis (8/8/2024). (ANTARA/HO-PoldaSumbar)

RADAR SAMPIT - Polda Sumatera Barat telah melakukan ekshumasi terhadap jenazah Afif Maulana (13) remaja yang tewas di Jembatan Kuranji, Kota Padang.

Ekshumasi dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian Afif, mengingat diduga terjadi kekerasan oleh aparat.

Ekshumasi dilakukan pada Kamis (8/8/2024) sejak pukul 08.00 WIB oleh Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI).

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono menyaksikan langsung ekshumasi bersama keluarga AM, LBH Padang, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kompolnas, dan Komnas HAM.

“Alhamdulillah, untuk tahap pertama ekshumasi hari ini berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ungkap Suharyono.

Hasil otopsi ulang jasad Afif Maulana, 13 tahun, yang ditemukan tewas di bawah jembatan sungai Batang Kuranji, Padang, keluar 4-5 minggu ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia dalam jumpa pers di halaman Instalasi Forensik dan pemusalaran Jenazah RSUP Dr M Djamil Padang, Kamis (8/8/2024) sore.

Otopsi dilakukan oleh tim forensik yang dipimpin Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M, Subsp.F.K(K), dari UI, beranggotakan dr. Baety Adhayati, Sp.F.M Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

DR. Dr. Rika Susanti, Sp.F.M, Subsp.E.M(K), yang merupakan Dekan Fakultas Kedokteran UNP, dr. Sigid Kirana Lintang Bhima, Sp.F.M, Subsp.E.M(K), M.Sc, dari Undip, serta dr. Adriansyah Lubis, M.Ked (For), SpF.M, M.Kes dari USU.

Dr Ade Firmansyah Sugiharto menjelaskan, pihaknya akan mengeluarkan hasil autopsi ulang jenazah Afif Maulana lebih kurang 4 - 5 minggu ke depan.

"Hasil autopsi ulang jenazah Afif Maulana yang telah dikuburkan selama dua bulan akan keluar empat atau lima minggu ke depan, hal ini dikarenakan jenazah sudah mengalami pembusukan. Kita membawa 19 sample berupa 3 sampel jaringan keras berupa tulang, serta 16 sample jaringan lunak yang akan diperiksa," ucapnya.

Ade Firmansyah menambahkan, selain melakukan autopsi, pihaknya juga melakukan pemeriksaan di lokasi tempat penemuan awal jenazah.

"Pemeriksaan di lapangan bertujuan untuk mengukur dan menganalisa kondisi jenazah saat pertama ditemukan. Dan akan ditemukan biomekanika kondisi tubuh jenazah sehingga bisa dianalisa secara tepat," paparnya.

Ade Firmansyah menambahkan, pihaknya juga memeriksa dokumen serta pemeriksaan saksi-saksi untuk menggambarkan proses kejadian.

"Kita melakukan pemeriksaan dokumen dan saksi-saksi. Hal ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kejadian itu terjadi. Selain itu, kita dapat menemukan gambaran lengkap tentang kematian korban," jelasnya.

Ade Firmansyah berjanji menuntaskan kasus kematian Alif agar permasalahan menjadi terang dan benderang.

"Kita berjanji akan menuntaskan kasus ini secara terang dan benderang," tutupnya. (*)

 

Editor : Slamet Harmoko
#remaja #Afif Maulana #ekshumasi adalah #polisi #sumatera barat #Ekshumasi Jenazah #lpsk #dokter forensik #otopsi #padang #kpai #kota padang #dibunuh