KUALA PEMBUANG – Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan bakal melaksanakan program budidaya kepiting dengan manajemen yang baik. Hal itu mengingat daya jual dan peminatnya yang masih tinggi di Seruyan.
Usulan program budidaya kepiting itu bukan tanpa dasar, mengingat populasi kepiting di daerah seruyan mengalami penurun. Hal itu mengakibatkan harga kepiting melonjak mahal, karena minat masyarakat masih tinggi.
Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Seruyan Halidah mengatakan, pihaknya harus menyiapkan program budidaya kepiting untuk mengatasi menurunnya populasi kepiting.
”Dalam waktu dekat, kami sudah ada plan untuk menyiapkan program budidaya kepiting. Mengingat keterbatasan populasi kepiting mengalami penurunan,” katanya.
Dia melanjutkan, permintaan kepiting yang tinggi dengan harga yang mahal membuat penangkap kepiting bertelur juga jadi target tangkapan.
Menurut Halidah, meski Seruyan terkenal dengan sumber daya laut dan sungai yang melimpah, seperti ikan dan udang, beda halnya dengan kepiting. Apabila kepiting yang bertelur juga ditangkap, tidak bisa bereproduksi dan populasi pun ikut berkurang.
”Menangkap kepiting yang sedang bertelur sebenarnya dilarang, karena kita harus memberikan kesempatan bagi kepiting itu untuk bereproduksi dan berkembang biak,” katanya. (rdw/ign)
Editor : Gunawan.