Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kebakaran di Dermaga PT NDS Tanah Mas, Satu Orang Dikabarkan Tewas

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:25 WIB

Kebakaran dahsyat di Dermaga NDS, Tanah Mas, yang membakar tongkang dan kapal, Sabtu malam (28/3/2026). (Oes/Radar Sampit)
Kebakaran dahsyat di Dermaga NDS, Tanah Mas, yang membakar tongkang dan kapal, Sabtu malam (28/3/2026). (Oes/Radar Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Tabir kebakaran hebat yang melanda kapal tangki minyak di dermaga PT NDS, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, mulai menemui titik terang.

Setelah sebelumnya penyebab kejadian masih simpang siur, kini fakta baru justru menguatkan dugaan paling fatal: kebakaran tak hanya dipicu bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga merenggut korban jiwa.

Informasi terbaru menyebutkan, satu orang korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan tinggal kerangka tulang di lokasi kejadian pascakebakaran yang terjadi Sabtu sore (28/3/2026).

Temuan ini sekaligus mengonfirmasi kekhawatiran sebelumnya, saat petugas masih melakukan pencarian dan belum dapat memastikan jumlah korban.

Kini, tragedi tersebut resmi berubah dari sekadar insiden kebakaran menjadi peristiwa yang menelan korban jiwa.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, mengungkapkan bahwa api diduga kuat berasal dari tangki BBM.

Karakter bahan bakar yang sangat mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

“Api berasal dari bahan bakar, sehingga memerlukan waktu lebih lama dalam proses pemadamannya,” ujarnya.

Proses pemadaman sendiri berlangsung hampir dua jam, dimulai sekitar pukul 17.30 WIB hingga memasuki tahap pendinginan pada pukul 19.20 WIB.

Sejumlah saksi mata bahkan mengaku mendengar beberapa kali ledakan sebelum api membumbung tinggi disertai asap hitam pekat.

Ledakan tersebut diduga berasal dari tangki BBM di sekitar kapal maupun area dermaga di tepi Sungai Mentaya.

Kepala Seksi Humas Disdamkarmat Kotim, Herry Wahyudi, sebelumnya juga menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengolahan data untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Namun, perkembangan terbaru semakin mengarah pada satu kesimpulan awal: BBM menjadi faktor dominan pemicu kebakaran.

Di sisi lain, munculnya korban jiwa menambah sorotan terhadap aspek keselamatan di area dermaga dan pengelolaan bahan bakar. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#dermaga #Dermaga Tanah Mas #tewas #kebakaran #satu orang