Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bupati Gumas Serahkan SHU Kebun Plasma Rp3,5 Miliar

Administrator • Rabu, 20 September 2023 | 20:00 WIB
RESMI: Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menerima dokumen persetujuan bersama terhadap enam buah raperda, dari Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar,  Selasa (11/7). (ARHAM SAID/RADAR SAMPIT)
RESMI: Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menerima dokumen persetujuan bersama terhadap enam buah raperda, dari Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar,  Selasa (11/7). (ARHAM SAID/RADAR SAMPIT)
KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) kembali melaksanakan rapat penyelesaian masalah kebun plasma Koperasi Dayak Hapakat yang bermitra dengan PT Berkala Maju Bersama (BMB) Regional Kurun. Rapat itu dipimpin langsung oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong.

”Dalam rapat lanjutan tersebut, kami menyerahkan serta membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) kebun plasma, yakni sebesar Rp3.510.041.500, kepada warga yang tergabung dalam Koperasi Dayak Hapakat,” ucap Jaya, Selasa (19/9).

Dia menuturkan, tercatat ada 1.132 orang yang menerima SHU kebun plasma dari PT BMB. Namun yang sudah melewati proses pendataan dan verifikasi berjumlah 958 orang. Sedangkan sisanya 174 orang yang juga merupakan anggota koperasi, masih dalam tahapan verifikasi data.

”Jika sudah dilakukan verifikasi data, maka 174 orang tadi akan segera menerima SHU kebun plasma. Saya pastikan uangnya tetap aman,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT BMB Thomson Siagian mengatakan, pembagian SHU kebun plasma ini merupakan bukti bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama antara pemkab, koperasi serta masyarakat.

”Pada tahapan pencairan pertama SHU kebun plasma ini, diserahkan secara tunai kepada anggota Koperasi Dayak Hapakat. Pembagian SHU merupakan salah satu bentuk realisasi Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya.

Kedepannya tambah dia, penyerahan SHU kebun plasma akan diberikan dalam bentuk Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sehingga warga penerima dapat langsung melakukan penarikan tunai. Upaya ini dilakukan agar menjamin keamanan warga maupun perusahaan.

”Dengan penyaluran dalam bentuk ATM, maka warga yang menerima SHU kebun plasma, tidak perlu repot untuk datang kesana kemari pada saat pencairan. Jadi mereka tinggal mengecek ATM masing-masing,” pungkasnya. (arm/gus) Editor : Administrator
#plasma