Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sisa Kejayaan Pantai Kubu yang Terlupakan

Koko Sulistyo • Senin, 19 Januari 2026 | 09:33 WIB

 

LIBUR IDULADHA: Kondisi Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Sabtu (7/6).REZA FOR RADAR SAMPIT
LIBUR IDULADHA: Kondisi Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Sabtu (7/6).REZA FOR RADAR SAMPIT

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Keindahan Pantai Kubu di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih dapat dilihat, meskipun kondisinya kini semakin memprihatinkan. Pada akhir pekan, sejumlah wisatawan domestik masih datang berkunjung untuk menikmati liburan bersama keluarga, meskipun fasilitas di sana mulai terbengkalai.

Pantai Kubu, yang menawarkan pemandangan Laut Jawa dan deretan hutan pinus di sepanjang Pantai Tanjung Keluang, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Namun, keindahan alam tersebut belum didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Salah satu fasilitas yang paling terlihat rusak adalah wahana permainan anak-anak yang sudah kusam dan terabaikan.

Beberapa wahana, seperti ayunan, sudah tidak berfungsi lagi. Selain itu, wahana prosotan berbentuk biota laut—seperti gurita, ikan, dan kerang yang terbuat dari semen—telah kehilangan warna aslinya dan tertutup lumut. Pilar-pilar beton yang ada di lokasi juga tampak lapuk dan sebagian ada yang patah.

Seorang pengunjung, Rohim, yang datang dari Pangkalan Lada, menilai bahwa sebagai salah satu daya tarik wisata utama, Pantai Kubu perlu segera mendapatkan perhatian lebih, terutama dalam hal perbaikan fasilitas. 

“Sayang sekali kalau dibiarkan seperti ini. Wahana permainan yang rusak dan kusam, padahal perawatan sederhana seperti pengecatan ulang dan perbaikan ayunan tidak membutuhkan biaya besar,” ujar Rohim saat ditemui, Minggu (18/1).

Hal senada disampaikan oleh pengunjung lainnya, Firman, yang berasal dari Pangkalan Bun. Menurutnya, jika kondisi Pantai Kubu tidak segera diperbaiki, destinasi wisata ini akan kalah bersaing dengan pantai-pantai lain di sekitar kawasan tersebut, seperti Pantai Bogam, Keraya, dan Sebuai.

“Saat ini, Kubu bukan lagi menjadi tujuan utama wisata masyarakat. Pantainya berlumpur, wahana rusak, dan fasilitasnya tidak terawat. Jika tidak ada perbaikan, kami khawatir Pantai Kubu akan kalah saing dan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) kita,” ujar Firman.

Kubu, yang dahulu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata utama di pesisir, kini menghadapi tantangan besar. Jika tidak segera dibenahi, tak menutup kemungkinan popularitas pantai ini akan semakin merosot, sementara destinasi wisata lain terus berinovasi dan menarik lebih banyak pengunjung. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#pantai kubu #Kotawaringin Barat (Kobar)