Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Teror Beruang Berlanjut, Warga Semanggang Waswas

Koko Sulistyo • Selasa, 13 Januari 2026 | 10:41 WIB

Pencarian beruang yang meresahkan warga Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.
Pencarian beruang yang meresahkan warga Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com–Teror beruang di Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, masih berlanjut. Pada Senin (12/1) siang, seekor beruang kembali menampakkan diri di permukiman warga.

Beruang berukuran besar tersebut diduga merupakan beruang madu yang sebelumnya menyerang seorang nenek bernama Nuriapul Hutabarat (62) di kebun sawit RT 08 RW 02 Dusun Semanggang.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka parah di bagian wajah dan sempat dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan medis.

Selama dua hari terakhir, Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama Polsek Pangkalan Banteng terus melakukan upaya pencarian dan penangkapan beruang tersebut. Namun hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Kepanikan warga kembali terjadi saat beruang muncul di Simpang Aspek, tepat di belakang rumah salah seorang warga. Saat itu, beruang terlihat mengelupas batang pohon kelapa sebelum akhirnya berlari masuk ke area Puskesmas Semanggang. 

Salah seorang warga yang tinggal di seberang Puskesmas Semanggang, Sugiyanto, mengatakan kemunculan beruang tersebut semakin menambah kekhawatiran warga akan kemungkinan terjadinya serangan susulan.

“Kemunculan beruang ini membuat kami semakin khawatir. Sejak kejadian penyerangan terhadap nenek Nuriapul beberapa hari lalu, kami tidak tenang bekerja di kebun. Selalu diliputi rasa waswas. Anak-anak sekolah pun kini kami antar langsung,” ujarnya.

Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, mengatakan pihaknya bersama BKSDA telah melakukan pencarian intensif selama dua hari terakhir hingga pagi hari, termasuk memasang jerat di sejumlah titik, namun belum berhasil menangkap beruang tersebut.

“Dengan adanya informasi terbaru mengenai kemunculan beruang di sekitar Puskesmas Semanggang, kami langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait kondisi terkini korban, Wakil Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Hardino, menjelaskan bahwa pascaoperasi akibat cakaran beruang, Nuriapul Hutabarat telah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan biasa karena kondisinya dinyatakan stabil.

Namun, akibat luka cakaran yang cukup serius di bagian wajah, dokter menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan guna perbaikan struktur wajah. “Namun hingga saat ini pihak keluarga belum memberikan keputusan karena pertimbangan tertentu. Untuk sementara, kondisi pasien dalam keadaan baik,” pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#beruang #Kotawaringin Barat (Kobar)