Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Penataan Bundaran Tudung Saji Dilanjutkan, Puluhan Kios Dibongkar

Koko Sulistyo • Kamis, 2 Oktober 2025 | 11:52 WIB

 

Normalisasi kawasan Bundaran Tudung Saji, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (1/10).
Normalisasi kawasan Bundaran Tudung Saji, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (1/10).

 

PANGKALAN BUN – Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melanjutkan kegiatan penataan dan normalisasi kawasan Bundaran Tudung Saji, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Selasa (30/9).

Penataan ini dilakukan dengan membongkar bangunan kios dan lapak yang berdiri di atas saluran air (parit) untuk mencegah terjadinya banjir.

Sebelumnya, proses penataan sempat terhambat karena penolakan sejumlah pemilik lapak yang enggan membongkar bangunan mereka. Selain itu, masih adanya jaringan listrik di sekitar lokasi juga membahayakan operator alat berat.

Melalui pendekatan yang dilakukan oleh Lurah Baru, Camat Arut Selatan, serta Asisten II Setda Kobar, sebagian besar pedagang akhirnya bersedia mengosongkan kios secara sukarela. Sejumlah lapak yang menolak tetap dibongkar oleh petugas. 

“Setidaknya ada 82 kios yang berdiri di atas parit. Semuanya dibongkar agar aliran air kembali lancar. Tidak boleh ada lagi bangunan di atas saluran air,” ujar Lurah Baru, Iksan.

Ia menjelaskan, kondisi parit selama satu dekade terakhir mengalami sedimentasi dan penyumbatan akibat tumpukan sampah serta bangunan kios di atasnya. Akibatnya, arus air tidak lancar dan rawan menimbulkan genangan saat musim hujan.

“Proses sedimentasi terus berlangsung, dan sampah yang menumpuk memperparah kondisi parit. Maka semua dibersihkan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kobar dikerahkan untuk mengeruk lumpur dan sampah. Proses pengerjaan juga mendapat pengawalan dari personel Satpol PP guna menghindari gangguan selama pelaksanaan.

Selain unsur dari dinas terkait, kegiatan ini juga melibatkan pihak PLN untuk penanganan jaringan listrik, serta dukungan dari Pemerintah Kelurahan Baru.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku sebagian besar penghuni kios bukan warga asli Kelurahan Baru. Mereka berasal dari luar daerah, seperti Kabupaten Lamandau dan Sukamara.  (tyo/yit)

Editor : Heru Prayitno
#bongkar #bundaran tudung saji #pkl