PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Terminal Bus Natai Suka di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, mencatatkan jumlah penumpang yang cukup signifikan dalam periode arus mudik Lebaran 2025.
Sejak 21 Maret hingga 5 April 2025, tercatat sebanyak 5.320 penumpang masuk ke terminal tersebut. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas warga yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur darat.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Natai Suka, Syamsul Qomar, menjelaskan bahwa untuk mendukung angkutan Lebaran dari jalur darat, di Kobar menyiapkan 47 unit bus.
Ia juga menyebutkan adanya peningkatan jumlah penumpang mudik sebesar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang lebih tinggi untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Syamsul juga menyebutkan para pemudik menuju berbagai tujuan, seperti Pangkalan Bun, Sampit, Palangka Raya, dan Banjarmasin.
Hal ini menunjukkan bahwa terminal tersebut menjadi salah satu titik penting bagi para pemudik yang melintasi jalur darat.
Mengenai kelancaran arus mudik, Syamsul Qomar menegaskan bahwa semua bus yang digunakan untuk angkutan Lebaran telah melalui uji kelaikan sebelum dioperasikan.
Semua armada yang disiapkan dalam keadaan layak dan siap memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi para penumpang.
"Alhamdulillah, arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Syamsul, Minggu (6/4).
Selain pemeriksaan bus, Syamsul juga menyoroti pentingnya kesehatan kru bus. Setiap perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Natai Suka diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kru mereka.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengemudi dalam kondisi fit dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, demi keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.
Di sisi lain, Syamsul juga mencatat bahwa jumlah penumpang yang masuk ke Pangkalan Bun melalui Terminal Natai Suka meningkat signifikan setelah libur Lebaran berakhir.
“Masyarakat yang mudik mulai banyak kembali ke kota setelah liburan selesai. Kondisi terminal pun masih aman dan tertib, kami juga menyiapkan posko kesehatan dan pengamanan yang tetap siaga,” tuturnya. (sam/sla)
Editor : Slamet Harmoko