Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Kumai Hilir Sulap Sungai Kotor Jadi Lokasi Wisata Murah Meriah

Koko Sulistyo • Senin, 17 Februari 2025 | 10:05 WIB
BERSIH: Suasana Sungai Panggung di Jalan HM Taher, RT 07, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (16/2).
BERSIH: Suasana Sungai Panggung di Jalan HM Taher, RT 07, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (16/2).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kepedulian akan kebersihan lingkungan membawa manfaat bagi warga Jalan HM Taher, RT 07, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). 

Bertekad menjadikan sungai di lingkungan mereka lebih bersih, kini warga setempat berhasil menjadikan sungai Panggung lebih bersih dan menjadi destinasi yang lebih menarik.

Sungai yang dulunya kotor dan dipenuhi tanaman liar enceng gondok kini menjadi sungai yang indah dan asri di tengah perkampungan warga.

Kasi Tata Pemerintahan, Kelurahan Kumai Hilir, Akip Pahrudi menceritakan,  sungai yang bersih dan indah tersebut bermula dari keinginan Pemerintah Kelurahan Kumai Hilir, Karang Taruna, dan warga.

Mereka membersihkan sungai yang terlihat kotor, kemudian membuat tanggul dengan karung pasir agar debit air sedikit naik.

"Awalnya gerah melihat sungai yang kotor ditumbuhi enceng gondok, rumput liar, dan sampah-sampah yang dibuang ke sungai, kemudian warga bersepakat dengan karang taruna untuk membersihkan sungai," bebernya, Minggu (16/2).

Setelah bersih, bangunan - bangunan yang mengganggu pemandangan kemudian dibongkar agar sekitar sungai kecil menjadi luas.

"Melihat hal positif ini akhirnya sekarang Sungai Panggung dibangunkan tanggul permanen oleh PUPR Kobar, dan kami percantik dengan cat di sisi kanan-kiri tanggul atau Siring beton," ujarnya.

Sungai Panggung dulunya merupakan sungai kecil yang menjadi tempat untuk berenang anak-anak kampung. Dahulu masih banyak pohon dan aliran sungai yang bersih dan berarus deras.

Setelah bersih dan tertata menjadi tempat yang menyenangkan untuk nongkrong dan berkumpul untuk bernostalgia mengingat masa kecil dahulu.

Bila sore hari banyak sekali anak-anak kampung setempat dan sekitarnya mandi dan berenang di sungai yang airnya berwarna hitam tersebut.

Kedepannya agar membawa manfaat ekonomi akan dibuatkan di depan kelurahan tidak jauh dari sungai untuk pelaku UMKM.

Meski saat ini sudah halam kantor kelurahan menjadi tempat berjualan pelaku UMKM.

Ia berharap ada pihak ke tiga yang akan mensponsori mereka berupa bebek-bebekan, sementara ini Karang Taruna sudah mengupayakan untuk mencarikan pelampung dari ban dalam mobil atau truk. 

"Dengan tertatanya sungai Panggung masyarakat atau warga tidak mendirikan bangunan di atas sungai, terlebih membuat MCK. Karena di bagian ujung sungai telah berdiri dapur warga dan MCK," pungkasnya. (tyo/yit)

 

 

Editor : Slamet Harmoko
#kumai #wisata #sungai #kumai hilir