PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Libur Natal 2024 destinasi wisata alam di pesisir terpadu Pantai Kubu, Teluk Bogam dan Keraya (Bugam-Raya), Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terpantau sepi pengunjung.
Kondisi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana sejak sebelum perayaan Natal, kawasan tersebut sudah mulai ramai oleh wisatawan domestik dari Kota Pangkalan Bun maupun dari kabupaten tetangga.
Salah seorang pengunjung wisata Pantai Kubu, Yohanes mengatakan meski libur Natal sudah tiba namun kawasan Pantai Kubu dan pantai lainnya di pesisir Kumai sepi dari kunjungan.
"Di Kubu sepi sekali, parkir biasanya penuh ini hanya sedikit kendaraan roda dua dan roda empat," ujarnya, Sabtu (28/12).
Menurutnya, saat ini wisata pantai Kubu tidak seramai dahulu, banyak hal yang melatarbelakanginya, diantaranya adalah suasana pantai yang monoton dan kurang adanya sarana dan prasarana penunjang untuk mempercantik pantai.
Sementara itu, salah seorang pengelola Pantai Kubu, Reza menyampaikan kunjungan pada libur Natal sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, pada liburan kali ini tercatat hanya 40 kendaraan wisatawan yang parkir di Pantai Kubu.
Menurutnya, saat ini wisatawan cenderung memilih Pantai Bogam, Keraya dan Sebuai yang terdapat homestay untuk menginap dan banyak tempat-tempat kuliner yang juga menyiapkan tempat bersantai di pantai.
"Mereka banyak menuju ke Keraya dan Sebuai yang ada fasilitas menginap dan banyak tempat kuliner yang juga menyediakan fasilitas bersantai untuk pengunjung," ungkapnya.
Ia menyebut bahwa bila Pantai Kubu dikelola oleh Pemkab Kobar tidak berbenah, lambat lain pasti ditinggalkan oleh pengunjung.
Kabid Pengembangan Pariwisata, Dinas Pariwisata Kobar, Lalu Gde Surya Atmaja mengakui pada libur Natal di Pantai Kubu sepi, salah satu penyebabnya adalah faktor cuaca yang ekstrem.
Padahal Pemkab Kobar sudah berupaya menambah sarana dan prasarana di pantai, seperti anjungan Pantai Kubu dan fasilitas bermain untuk anak-anak dalam bentuk taman bermain.
"Untuk libur natal memang setiap tahun tidak terlalu ramai, selain itu sekarang sudah banyak pilihan untuk berwisata," pungkasnya. (tyo/sla)
Editor : Slamet Harmoko