PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Warga Jalan G Obos XII Gang Mutiara III, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar di kawasan pemukiman, Rabu (22/10/2025).
Ular sepanjang sekitar empat meter itu ditemukan di dalam kandang ayam milik warga dan sempat memangsa satu ekor ayam sebelum berhasil diamankan.
Keberadaan ular tersebut membuat warga panik dan segera melapor ke petugas pemadam kebakaran.
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengevakuasi ular tersebut dalam keadaan hidup.
“Ular ini termasuk besar, diameternya sekitar 3,5 inci. Saat petugas tiba, posisinya sudah melilit di sudut kandang dan telah menelan seekor ayam,” ujar Koordinator Tim Rescue Damkar Palangka Raya, Sucipto.
Menurutnya, kondisi genangan air di sekitar lokasi menjadi faktor yang memudahkan hewan liar itu masuk ke pekarangan warga. “Air naik, ular berenang masuk ke rumah warga maupun kandang ternak. Diduga juga ular sedang kelaparan karena habitat aslinya terganggu,” jelasnya.
Proses evakuasi berlangsung aman. Petugas menggunakan alat pengaman untuk menangkap dan memasukkan ular ke dalam karung khusus, sebelum dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman. “Evakuasi berjalan lancar, ular berhasil diamankan tanpa ada korban,” tambah Sucipto.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat musim hujan dan banjir melanda, karena hewan liar seperti ular sering berpindah tempat mencari lokasi yang lebih kering.
Sucipto juga menjelaskan, piton dikenal berbahaya bukan karena racun, melainkan kekuatan lilitannya yang mematikan. “Lilitan piton bisa menghentikan napas mangsa dalam hitungan detik. Tekanannya mampu merusak tulang rusuk, organ dalam, bahkan menghambat aliran darah ke otak,” terangnya.
Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mencoba menangkap ular besar sendirian tanpa peralatan dan pengalaman. “Ular berbisa bisa ditangani dengan cepat lewat antidotum, tapi piton bisa membunuh sebelum itu sempat dilakukan. Jadi, jangan ambil risiko, segera hubungi petugas,” tegasnya.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi munculnya satwa liar di kawasan yang mulai tergenang air. (daq)
Editor : Slamet Harmoko