PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) diperpanjang seiring kondisi kualitas udara yang masih berbahaya.
Dinas Pendidikan (Disdik) Palangka Raya memastikan proses belajar tetap berjalan dengan memantau langsung kegiatan pembelajaran secara daring.
Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Palangka Raya menggelar kegiatan “Menyapa Murid” melalui Zoom Meeting dan Google Meet, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Hilirisasi Sawit Jadi Prioritas RAPBD Kotim 2027, Bersama Penguatan UMKM dan Infrastruktur
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan PJJ berjalan efektif sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi guru, murid, dan orang tua.
Plt Kepala Disdik Palangka Raya Jayani mengatakan, pemantauan tersebut merupakan upaya memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi meski pembelajaran dilakukan dari rumah.
“Melalui kegiatan ‘Menyapa Murid’, Bidang Pembinaan SD memastikan hak belajar murid tetap terpenuhi serta mutu pendidikan tetap terjaga,” kata Jayani.
Baca Juga: 246 RTLH di Seruyan Bakal Dibedah, Bantuan Rp20 Juta per Rumah
Selain memantau proses pembelajaran, Disdik mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan PJJ dengan standar operasional prosedur (SOP), termasuk penggunaan media daring, ketersediaan sarana pendukung, serta komunikasi antara sekolah dan orang tua.
Untuk diketahui, PJJ diperpanjang pada 14–16 September 2026 bagi jenjang PAUD, SD, dan SMP. Kebijakan tersebut diambil setelah hasil pemantauan kualitas udara pada 11–13 September menunjukkan indeks standar pencemar udara (ISPU) masih berada pada kategori berbahaya.
Baca Juga: Target PAD Dikebut, Bupati Gumas Minta Perangkat Daerah Bergerak
Disdik menegaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi prioritas. Evaluasi PJJ akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di Palangka Raya. (soc/daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor