PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, menyoroti belum maksimalnya kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2025.
Ia menyebutkan, dari 15 OPD yang bertugas menghimpun PAD, hampir separuh di antaranya belum mampu memenuhi target dan bahkan ada yang realisasinya masih nihil.
"Ada tujuh OPD yang belum mencapai target PAD yang telah ditetapkan. Jadi ini perlu dievaluasi agar tidak kembali terulang pada tahun anggaran 2026 ini," katanya, Senin (13/7).
Subandi membeberkan, belum optimalnya capaian PAD ini dipengaruhi faktor, mulai dari potensi pendapatan yang belum tergarap secara maksimal, pemanfaatan aset daerah yang belum optimal, hingga perlunya percepatan digitalisasi dalam sistem pemungutan pendapatan.
Politikus Partai Golkar ini pun meminta pemerintah setempat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap OPD yang belum memenuhi target, sekaligus menyusun langkah perbaikan agar kinerja penggalian PAD pada 2026 lebih optimal.
Baca Juga: Dewan Dorong Pemkot Palangka Raya Gunakan Anggaran Lebih Efektif
"Memang dari 15 itu ada yang realisasinya bisa 90 persen ke atas, itu bagus. Namun yang menjadi sorotan karena ada beberapa yang nihil, dan ini yang perlu diperbaiki," ucapnnya.
Subandi berharap OPD yang berhasil melampaui target dapat menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya dalam menggali potensi pendapatan secara lebih efektif, sehingga kontribusi PAD terhadap pembangunan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
"Pontensi PAD inikan ada, jadi tinggal bagaimana bisa dioptimalkan saja. Jangan sampai terjadi kebocoran yang berujung tidak maksimalnya realisasi pendapatan," pungkasnya. (sho/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama