PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Aksi penjambretan kembali meresahkan warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Seorang perempuan berinisial IC (50) menjadi korban perampasan kalung emas saat melintas di kawasan Gang Keluarga, Rabu (17/6/2026).
Akibat kejadian tersebut, kalung emas seberat 30 gram yang dikenakannya raib dibawa kabur pelaku. Korban juga mengalami luka memar di bagian leher akibat tarikan keras saat pelaku merampas perhiasan tersebut.
Baca Juga: Jual Tanah Bermasalah di Sampit, Lia Divonis Setahun Penjara
Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah video berdurasi 13 detik yang memperlihatkan kondisi korban beredar luas di media sosial. Rekaman yang diunggah melalui akun Facebook Mila Milot menunjukkan bekas luka di leher korban dan memicu berbagai komentar dari warganet.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban merupakan warga Sepang Kota. Saat kejadian, korban baru saja pulang berbelanja sebelum dihampiri pelaku yang menggunakan sepeda motor.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan adanya laporan penjambretan tersebut. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku mendekati korban lalu secara tiba-tiba menarik kalung yang dikenakannya.
Baca Juga: Rumah di Sampit Jadi Markas Sabu, Pria Paruh Baya Dicokok Polisi
“Korban baru pulang dari belanja. Kemudian kalung milik korban diambil oleh seseorang yang tidak dikenal. Korbannya seorang ibu-ibu,” ujar Iyudi, Kamis (18/6/2026).
Aksi pelaku berlangsung sangat cepat sehingga korban tidak sempat memberikan perlawanan. Dalam hitungan detik, pelaku berhasil membawa kabur kalung emas yang nilainya diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Selain kehilangan perhiasan, korban juga mengalami cedera akibat kuatnya tarikan pelaku saat menjalankan aksinya.
Baca Juga: Eks Golden Sampit Berdarah! Utang Piutang Diduga Jadi Pemicu Pembacokan
“Pasca kejadian, korban mengalami bekas tarikan kalung yang digunakan di bagian leher,” tambahnya.
Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Identitas pelaku disebut telah dikantongi dan petugas tengah melakukan pengejaran.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mengenakan perhiasan bernilai tinggi di tempat umum maupun saat berkendara seorang diri.
“Aksi penjambretan menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati. Pelaku kejahatan jalanan kerap memanfaatkan kelengahan korban yang mengenakan barang berharga secara mencolok. Ingat, selalu waspada,” tandasnya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor