PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Erlan Audri, menegaskan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sekarang digiatkan pemerintah, memerlukan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
Dirinya mendorong peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga ketua RT dan RW untuk ikut terlibat dalam program yang setiap tahun dilaksanakan oleh pemerintah.
"Harusnya seperti itu, karena keterlibatan ini jadi kunci meminimalkan potensi terjadinya kebakaran lahan, terutama menghadapi musim kemarau," katanya, Selasa (12/5).
Menurut Erlan, tokoh masyarakat dan perangkat lingkungan punya pengaruh besar, terutama memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya serta dampak dari karhutla. Mereka dinilai jadi pihak yang paling memahami kondisi lingkungan di wilayahnya masing-masing, termasuk mengetahui titik-titik yang rawan terjadi kebakaran.
Baca Juga: Desa Terawan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
"Karena itu sangat perlu, seperti sosialisasi dan edukasi untuk ajakan sekaligus juga mengingat kalau pencegahan karhutla ini melibatkan seluruh unsur masyarakat hingga tingkat paling bawah," ucapnya.
Politikus Partai Nasdem ini berharap, sinergi antara pemerintah, aparat, para tokoh dan masyarakat, dapat terus diperkuat sehingga potensi karhutla di Kota Palangka Raya dapat ditekan sedini mungkin.
"Memang sekarang masih belum kita lihat kasus karhutla, namun demikian tetap harus waspada bagaimana koordinasi di lapangan tetap jalan dan upaya pencegahan diperkuat," pungkasnya. (sho/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama