Radarsampit.jawapos.com – Persaingan fase grup Piala Dunia 2026 mulai memanas. Hingga Sabtu (20/6/20260 pukul 11.00 WIB, sejumlah tim sudah membuka jalan menuju fase gugur, sementara beberapa negara berada di ambang tersingkir setelah gagal meraih hasil maksimal dalam dua pertandingan awal.
Dari 12 grup yang dipertandingkan, tuan rumah Meksiko dan Amerika Serikat menjadi dua tim yang tampil paling meyakinkan sejauh ini. Keduanya berhasil menyapu bersih dua laga awal dan kini berada di ambang babak 32 besar.
Di Grup A, Meksiko tampil sempurna dengan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. El Tri belum sekalipun kebobolan dan sudah mencetak tiga gol.
Posisi kedua ditempati Korea Selatan dengan tiga poin, sedangkan Republik Ceko dan Afrika Selatan masih harus berjuang pada laga terakhir setelah sama-sama mengumpulkan satu poin.
Dominasi juga ditunjukkan Amerika Serikat di Grup D. Tim asuhan Mauricio Pochettino memuncaki klasemen dengan enam poin dan selisih gol plus lima setelah meraih dua kemenangan beruntun. Australia berada di posisi kedua dengan tiga poin, sementara Paraguay dan Turki masih berupaya menjaga peluang lolos.
Grup B menghadirkan persaingan sengit antara Kanada dan Swiss. Kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin, namun Kanada unggul selisih gol setelah mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan sekali. Sebaliknya, Bosnia-Herzegovina dan Qatar berada dalam posisi sulit karena baru meraih satu poin dari dua laga.
Nasib Qatar menjadi sorotan tersendiri. Tuan rumah Piala Dunia 2022 itu terpuruk di dasar klasemen dengan selisih gol minus enam setelah kebobolan tujuh kali dalam dua pertandingan.
Sementara itu, Brasil mulai menemukan ritmenya di Grup C. Setelah hanya bermain imbang melawan Maroko pada laga perdana, Selecao bangkit dan kini memimpin klasemen dengan empat poin. Maroko membayangi di posisi kedua dengan poin yang sama, sedangkan Skotlandia masih memiliki peluang setelah mengoleksi tiga poin. Haiti dipastikan berada dalam situasi paling sulit setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol.
Di Grup E, Jerman langsung mengirim pesan kuat kepada para pesaing. Der Panzer mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-1 dan memimpin klasemen. Pantai Gading menempel ketat di posisi kedua usai meraih kemenangan tipis atas Ekuador.
Persaingan paling merata justru terjadi di Grup G dan H. Seluruh tim di kedua grup tersebut masih sama-sama mengoleksi satu poin setelah seluruh pertandingan pertama berakhir imbang. Di Grup G, Selandia Baru, Iran, Belgia, dan Mesir masih memiliki peluang identik untuk lolos. Situasi serupa terjadi di Grup H yang dihuni Uruguay, Arab Saudi, Spanyol, dan Tanjung Verde.
Grup I memperlihatkan persaingan ketat antara Norwegia dan Prancis. Kedua negara sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Norwegia untuk sementara unggul selisih gol, sedangkan Senegal dan Irak wajib menang pada laga berikutnya untuk menjaga asa lolos.
Juara bertahan Argentina juga memulai kampanye mereka dengan positif. Lionel Messi dan kolega memimpin Grup J bersama Austria setelah sama-sama mengantongi tiga poin. Yordania dan Aljazair berada dalam tekanan karena gagal meraih poin pada laga pembuka.
Sementara itu, Grup K menyajikan kejutan ketika Portugal hanya mampu bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo. Situasi tersebut dimanfaatkan Kolombia yang kini memuncaki klasemen usai meraih kemenangan pada pertandingan perdana.
Di Grup L, Inggris dan Ghana membuka peluang lolos lebih awal setelah sama-sama meraih kemenangan. Kroasia dan Panama kini berada dalam posisi tertekan karena menelan kekalahan pada laga pertama.
Dengan masih tersisa sejumlah pertandingan fase grup, persaingan menuju babak 32 besar dipastikan akan semakin sengit. Sejumlah tim unggulan memang telah menunjukkan dominasinya, namun peluang kejutan masih terbuka lebar di Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Slamet Harmoko