Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Adrian Fernandez Didiskualifikasi 6 Balapan, Veda Ega Merangsek ke Posisi 3 Klasemen Sementara Moto3

Slamet Harmoko • Jumat, 5 Juni 2026 | 19:30 WIB
Adrian Fernandez dan Veda Ega Pratama (motogp.com)
Adrian Fernandez dan Veda Ega Pratama (motogp.com)

BALATONFŐKAJÁR, radarsampit.jawapos.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi menembus tiga besar klasemen sementara Moto3 2026 setelah rivalnya dari Leopard Racing, Adrian Fernandez, didiskualifikasi dari enam seri balapan akibat pelanggaran teknis mesin.

Keputusan tersebut membuka peluang lebih besar bagi Veda untuk bersaing dalam perebutan gelar dunia pada musim debutnya.

Kabar menggembirakan datang bagi dunia balap motor Indonesia. Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, resmi naik ke posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026 setelah Federasi Internasional Motocyclisme (FIM) menjatuhkan sanksi berat kepada pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez.

Keputusan yang diumumkan menjelang seri Hungaria tersebut membuat Fernandez kehilangan total 77 poin hasil dari enam balapan yang dianulir akibat pelanggaran regulasi teknis mesin.

Kasus bermula setelah pemeriksaan standar terhadap mesin yang telah mencapai batas masa pakai usai GP Prancis. Dalam inspeksi tersebut ditemukan segel mesin milik Fernandez tidak sesuai prosedur pemasangan kawat pengaman resmi.

Pemeriksaan lanjutan mengungkap mesin tersebut telah dibuka tanpa otorisasi sebagaimana diatur dalam regulasi Moto3. Berdasarkan aturan yang berlaku, mesin yang segelnya rusak, hilang, atau dimanipulasi dianggap telah direkondisi dan melanggar ketentuan teknis kejuaraan.

Akibat temuan tersebut, FIM MotoGP Stewards menjatuhkan hukuman diskualifikasi terhadap Fernandez dari empat seri, yakni GP Thailand, GP Brasil, GP Amerika Serikat, dan GP Spanyol.

Namun persoalan tidak berhenti di situ. Setelah GP Italia di Mugello, inspeksi lanjutan kembali menemukan indikasi manipulasi pada mesin kedua milik pembalap asal Spanyol tersebut.

Petugas menemukan perubahan pada kawat segel dan stiker pengaman yang menjadi indikasi mesin telah dibuka serta disetel tanpa izin resmi. Temuan itu membuat Fernandez kembali dijatuhi sanksi diskualifikasi dari GP Prancis dan GP Catalunya.

Dengan enam hasil balapan yang dianulir, Fernandez kini hanya menyisakan 13 poin dari GP Italia dan terlempar dari papan atas klasemen.

Situasi tersebut menjadi keuntungan besar bagi Veda Ega Pratama yang otomatis naik ke posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026.

Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam karier pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu. Pada musim debutnya di Moto3, Veda mampu tampil konsisten dan beberapa kali finis di zona poin.

Prestasi terbaiknya sejauh ini adalah podium ketiga di GP Brasil yang sekaligus menjadi podium pertama pembalap Indonesia di Moto3 musim ini.

Naiknya Veda ke posisi tiga klasemen memperkuat statusnya sebagai salah satu rookie terbaik pada musim 2026. Dengan masih banyak seri tersisa hingga akhir musim, peluangnya untuk terus memperbaiki posisi klasemen masih terbuka lebar.

Persaingan Moto3 saat ini masih dipimpin oleh Maximo Quiles, sementara posisi kedua ditempati Alvaro Carpe.

Keberhasilan menembus tiga besar juga membuka peluang bagi Veda untuk mengejar penghargaan Rookie of the Year sekaligus menjadi penantang serius dalam perebutan gelar dunia.

Momentum tersebut datang pada waktu yang tepat karena akhir pekan ini Veda tengah bersiap menghadapi seri kedelapan Moto3 2026 di Balaton Park, Hungaria.

Jika mampu mempertahankan konsistensi dan kembali meraih poin besar, pembalap berusia 17 tahun itu berpeluang semakin mendekati dua posisi teratas klasemen sekaligus mencatat sejarah baru bagi balap motor Indonesia di pentas dunia. (*)

 
 
Editor : Slamet Harmoko
#diskualifikasi Adrian Fernandez #veda ega pratama #moto3