SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong pembudayaan olahraga di kalangan pelajar melalui kegiatan Lomba Senam SKJ 2018 dan Modern Dance tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kotim Tahun 2026, Minggu (31/5).
Kegiatan yang diikuti 10 tim peserta tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menanamkan gaya hidup sehat sekaligus menegmbangkan kreativitas generasi muda melalui olahraga dan seni.
Kepala Dispora Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi para pelajar.
“Olahraga bukan hanya soal fisik, tetapi juga me.mbentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat sportivitas. Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar todak hanya sehat jasmani, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan mampu berprestasi,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.
Menurut Irfansyah, lomba senam dan modern dance dipilih karena mampu menjangkau minat pelajar yang beragam. Senam SKJ 2018 dinilai i masih relevan sebagai olahraga massal yang menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan, sedangkan modern dance menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan ekspresi diri.
“Lomba Senam SKJ 2018 mengingatkan kita akan pentingnya gerakan bersama yang terstruktur, penuh semangat, dan kebersamaan. Sementara modern dance menjadi wadah kreativitas, ekspresi diri, serta inovasi generasi muda dalam bidang seni dan o lahraga,” katanya.
Ia menambahkan, pembudayaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda. Kegiatan kompetitif seperti ini juga diharaokan mampu meningkatkan minat pelajar untuk aktif berolahraga di tengah perkembangan teknologi dan aktivitas digital yang semakin dominan.
Pada kesempatan tersebut, Irfansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggarnaya kegiatan, mulai dari panitia pelaksana, sekolah peserta, hingga berbagai pihak yang terlibat dalam persiapan lomba.
Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat positif bagi seluruh peserta maupun sekolah yang terlibat.
Kepada para peserta, Irfansyah berpesan agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan membangun penaglaman, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan nikmati setiap prosesnya. Menang atau kalah adalah hal biasa, tetapi pengalaman dan kebersaman yang diperoleh selama kegiatan berlangsung jauh lebih berharga,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, Dispora Kotim berharap semangat berolahraga di kalangan pelajar semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi muda yang sehat, kreatif, berkarakter, dan mampu berkpntribusi positif bagi pembangunan daerah. (yn)
Editor : Agus Jaka Purnama