Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fraksi PKB DPRD Kotim Kritik Serapan Anggaran SOPD, Dinilai Hambat Pembangunan

Rado.
Penulis: Rado.❯
Ilustrasi serapan anggaran daerah
Ilustrasi serapan anggaran daerah

Advertisement

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti masih rendahnya serapan anggaran di sejumlah satuan organisasi perangkat daerah (SOPD). 

Kondisi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan dan pelaksanaan program meski anggaran telah dialokasikan melalui APBD.

Advertisement

Juru Bicara Fraksi PKB, Muhammad Abadi, mengatakan rendahnya realisasi anggaran tidak boleh terus berulang karena berpotensi menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Fraksi PKB menilai masih terdapat minimnya serapan anggaran di setiap SKPD dalam penggunaan alokasi anggaran yang diajukan," ujarnya saat menyampaikan pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna DPRD Kotim.

Advertisement

Menurutnya, setiap usulan anggaran seharusnya telah disusun melalui perencanaan yang matang. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengevaluasi proses penyusunan program hingga pelaksanaannya apabila realisasi anggaran masih rendah.

PKB juga mengingatkan agar penyusunan rencana kerja lebih mengedepankan efisiensi, urgensi, dan kebutuhan riil masyarakat sehingga anggaran yang telah disetujui DPRD dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak berujung menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA).

"Kami menghimbau kepada SKPD agar dalam setiap penyusunan rencana kerja lebih mengedepankan efisiensi dan urgensi dalam penyusunan anggaran," tegasnya.

Fraksi PKB berharap persoalan rendahnya serapan anggaran menjadi bahan evaluasi Pemkab Kotim dalam penyusunan APBD berikutnya agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. (ang/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Komisi III DPRD Kotim Ajak Warga Hentikan Pembakaran Lahan Saat Kemarau

Komisi III DPRD Kotim Ajak Warga Hentikan Pembakaran Lahan Saat Kemarau

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi menimbulkan dampak luas

151,7 Hektare Lahan Terbakar, DPRD Kotim Desak Penguatan Desa Rawan Karhutla

151,7 Hektare Lahan Terbakar, DPRD Kotim Desak Penguatan Desa Rawan Karhutla

Meningkatnya luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kotim menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk memperkuat strategi mitigasi

SILPA Kotim Capai Rp171,39 Miliar, DPRD Minta Proyek Tak Lagi Menumpuk di Akhir Tahun

SILPA Kotim Capai Rp171,39 Miliar, DPRD Minta Proyek Tak Lagi Menumpuk di Akhir Tahun

Abdul Kadir mendesak pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan pembangunan agar tidak lagi menumpuk di penghujung tahun anggaran

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer