Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Misi Berat Veda Ega Pratama Taklukan Sirkuit di Catalunya

Agus Jaka Purnama • Minggu, 17 Mei 2026 | 15:00 WIB
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama di ajang Gran Prix, kelas Moto3. (int)
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama di ajang Gran Prix, kelas Moto3. (int)

Radarsampit.jawapos.com - Perjuangan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026 berlangsung berat setelah harus memulai balapan dari posisi ke-20 di Circuito de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Start dari barisan belakang membuat Veda wajib tampil agresif jika ingin finis di zona poin pada balapan sore nanti.

Veda Ega Pratama gagal menembus sesi Q2 usai kehilangan momentum terbaiknya pada run kedua sesi kualifikasi Moto3 Catalunya 2026. Padahal pada run pertama, pembalap muda Indonesia tersebut sempat tampil kompetitif dengan mencatatkan waktu tercepat kedua di Q1.

Veda Ega Pratama harus memulai perjuangannya dari sesi Q1 karena belum mampu langsung lolos ke Q2 sejak sesi latihan bebas. Situasi itu membuat tekanan semakin besar karena hanya empat pembalap tercepat yang berhak lolos ke sesi penentuan pole position.

Pada sesi Q1 yang digelar Sabtu (16/5/2026) sore WIB, Veda sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan. Pembalap Indonesia itu tampil cukup cepat pada run pertama dan sempat menempati posisi kedua tercepat.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 5 Klasemen Moto3

Namun, kondisi berubah pada run kedua ketika banyak pembalap meningkatkan catatan waktunya. Veda gagal mempertajam lap time secara maksimal dan akhirnya hanya membukukan waktu 1 menit 47,63 detik.

Catatan tersebut membuat Veda tertinggal 0,351 detik dari Guido Pini yang menjadi pebalap tercepat di Q1.

Akibat hasil itu, Veda gagal melangkah ke Q2 dan harus puas start dari posisi ke-20 untuk balapan utama Moto3 Catalunya 2026 karena penalti Casey O'Gorman yang harus turun 12 grid.

Posisi start tersebut jelas bukan modal ideal bagi Veda Ega Pratama. Apalagi karakter Sirkuit Catalunya cukup sulit untuk menyalip jika pembalap kehilangan momentum sejak awal lomba.

Meski start dari posisi ke-20, peluang Veda Ega Pratama untuk mencuri poin belum sepenuhnya tertutup.

Dalam balapan Moto3, persaingan biasanya berlangsung sangat rapat sehingga perubahan posisi dapat terjadi dengan cepat dalam satu lap.

Untuk bisa membawa pulang poin, Veda minimal harus finis di posisi ke-15 besar. Itu berarti pembalap Indonesia tersebut wajib menyalip sedikitnya enam rider sepanjang balapan berlangsung.

Moto3 sendiri dikenal sebagai kelas paling ketat di ajang Grand Prix karena perbedaan waktu antarpembalap sangat tipis.

Kondisi itu membuka peluang bagi Veda jika mampu menjaga ritme balapan dan memanfaatkan slipstream dengan baik.

Sementara itu, pole position Moto3 Catalunya 2026 berhasil direbut pembalap asal Argentina, Valentin Perrone. Rider muda tersebut tampil impresif sepanjang sesi Q2 dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 46,679 detik.

Valentin Perrone sukses mengungguli David Munoz yang harus puas start dari posisi kedua. Brian Uriarte melengkapi barisan depan setelah mencatatkan waktu tercepat ketiga pada sesi kualifikasi.(riz/hen/jpc)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Circuito de Barcelona #veda ega pratama #sirkuit #Balapan #moto3