radarsampitjawapos.com- Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, merebut gelar juara Thailand Open 2026. Kepastian itu didapat setelah menumbangkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari India di partai final.
Leo/Daniel menumbangkan unggulan pertama asal India itu dalam dua gim langsung dengan skor 21-12, 25-23. Laga pamungkas itu berlangsung di Nimibutr Stadium, Thailand, Minggu (17/5/2026) siang WIB.
Leo/Daniel tampil impresif sejak awal gim pertama. Pasangan Pelatnas PBSI Cipayung itu mampu ungguli Rankireddy/Shetty dengan skor 6-4.
Poin demi poin terus Leo/Daniel curi hingga unggul di interval gim pertama dengan skor 11-7. Mereka tidak menurunkan irama permainannya usai jeda interval.
Rankireddy/Shetty cukup kesulitan meredam serangan yang dilancarkan Leo/Daniel hingga tertinggal 12-16. Lima poin beruntun berhasil dicuri Leo/Daniel hingga akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-12.
Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Berburu Gelar di Thailand Open 2026
Pertarungan sengit tersaji pada gim kedua. Kedua pasangan terus kejar-kejaran angka hingga 7-7. Setelah itu, Rankireddy/Shetty sempat unggul dua poin, tapi Leo/Daniel kembali menyamakannya menjadi 9-9.
Hanya saja, Leo/Daniel harus tertinggal 9-11 dari pasangan India itu di interval gim kedua. Selepas jeda, duet Pelatnas PBSI Cipayung itu memberi perlawanan sengit. Kedua pasangan saling menyalip hingga skor 16-16.
Kejar-kejaran angka terus terjadi, hingga akhirnya Leo/Daniel mencapai gim poin dengan skor 20-19. Tapi, Rankireddy/Shetty kembali menyamakan kedudukan. Bahkan, kedua pasangan bermain imbang hingga skor 23-23.
Untungnya, Leo/Daniel berhasil keluar dari poin-poin kritis tersebut dan menutup gim kedua dengan kemenangan 25-23 atas Rankireddy/Shetty. Kemenangan ini praktis membawa Leo/Daniel merebut gelar juara Thailand Open 2025.
Hasil ini menjadi hasil yang sangat manis bagi Leo/Daniel. Pasalnya, mereka langsung berhasil merebut gelar juara dalam turnamen berlevel Super 500 tersebut pada debut comeback sebagai pasangan setelah terpisah sekian lama.(ad/ba/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama