Padahal, sebelum dua hasil buruk itu Barca cukup garang. Tercatat, klub Catalunya meraih 7 kemenangan beruntun, termasuk di antaranya mengalahkan Bayern Munchen 4-1 dan Real Madrid 4-0. Namun, apa daya, Barca kini harus berjuang lagi dari awal untuk mencari bentuk permainan terbaiknya.
Hansi Flick jelas menjadi sosok yang sangat tidak puas dengan permainan anak asuhnya. Usai hasil imbang di Balaidos, Flick menegaskan bahwa skuadnya harus cepat bangkit dan selalu memberikan 100 persen di lapangan.
"Sungguh tidak bisa diterima ketika kami hanya pergi ke lapangan dan hanya memberikan 80 persen kemampuan. Itu tidak hanya terjadi selama 5-10 menit, tapi sepanjang laga. Kami harus memastikan bahwa hal seperti itu tidak akan terulang kembali," kata Flick.
Menghadapi Brest di Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona, Spanyol, pada Rabu 27 November pukul 03.00 WIB, diperkirakan tidak mudah bagi Barca. Saat ini secara posisi di klasemen, Les Pirates lebih tinggi daripada Barca. Ketika Barcelona ada di peringkat 6 dengan 9 poin, Brest ada di empat besar dengan raihan 10 poin.
Hanya saja, saat ini Brest juga dalam kondisi minus. Anak asuh Éric Roy dalam tren dua kekalahan beruntun yakni atas Montpellier dan Monaco di Liga Prancis. Total, dari 4 laga terakhir di semua kompetisi, Brest harus menelan tiga kekalahan.
Faktor mental juga bisa memegang peranan di laga nanti. Maklum saja, laga melawan Barca nanti akan menjadi laga away keempat beruntun bagi Brest. Dalam 3 pertandingan sebelumnya, Les Pirates bisa mengalahkan Sparta Praha di UCL, namun tumbang melawan Montpellier dan Monaco di Liga Prancis.(int/tir)
Perkiraan Pemain
Barcelona (4-2-3-1): Iñaki Peña; Jules Koundé, Pau Cubarsí, Iñigo Martínez, Alejandro Balde; Marc Casadó, Pedri; Fermín López, Raphinha, Dani Olmo; Robert Lewandowski. Pelatih: Hansi Flick
Brest (4-3-2-1): Marco Bizot; Kenny Lala, Brendan Chardonnet, Soumaïla Coulibaly, Massadio Haïdara; Edimilson Fernandes, Pierre Lees-Melou, Mahdi Camara; Mama Baldé, Kamory Doumbia; Ludovic Ajorque. Pelatih: Éric Roy
Editor : Agus Jaka Purnama