JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Kabar mengejutkan datang dari misi kemanusiaan internasional menuju Gaza, Palestina. Seorang jurnalis Indonesia, Andre Nugroho, dikabarkan mengikuti pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang bertujuan menembus blokade Gaza diduga diculik oleh militer Israel.
Informasi tersebut mencuat setelah akun Instagram Tempo.co mengunggah video berisi pesan darurat dari Andre yang diduga direkam sebelum rombongan mereka dicegat dan diculik militer Israel.
Dalam video tersebut, Andre menyampaikan dirinya sedang menjalankan misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla.
“Saya Andre Nugroho warga Indonesia yang mengikuti Global Sumud Flotila, yakni menembus blokade Gaza. Apabila kawan-kawan melihat video ini, berarti tandanya saya sudah diintersep ataupun diculik oleh zionis Israel,” ujar Andre dalam video yang diunggah di media sosial.
Andre juga meminta masyarakat Indonesia membantu menyebarluaskan informasi tersebut agar mendapat perhatian pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
“Saya meminta kawan-kawan untuk share video ini sebanyak-banyaknya seluas-luasnya agar dapat atensi dari Presiden kita Bapak Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Bapak Sugiono,” lanjutnya.
Menurut Andre, misi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade dan konflik berkepanjangan.
“Saya meminta kepada para pemangku kebijakan ataupun warga semuanya agar selalu mendukung upaya-upaya kemerdekaan Palestina,” tegasnya.
Sembilan WNI Dikabarkan Dicegat
Dalam laporan yang beredar, militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) diduga menghadang rombongan pelayaran kemanusiaan yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) pada misi Global Sumud Flotilla 2026 menuju Gaza.
Sedikitnya sembilan warga negara Indonesia (WNI) disebut berada dalam rombongan tersebut.
Sembilan WNI yang diduga diculik militer Israel yakni, Thoudy Badai (Jurnalis Republika), Hendro Prasetyo (Aktivis Kemanusiaan), Andre Nugroho (Jurnalis Tempo), Andi Angga (Aktivis Kemanusiaan), Ronggo Wirasanu (Aktivis Kemanusiaan), Herman Budianto (Aktivis Kemanusiaan), As'ad Aras (Aktivis Kemanusiaan), dan Rahendro Herubowo (Jurnalis GPCI), dan Bambang Nuroyono (Jurnalis Republika).
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia terkait kondisi terbaru rombongan WNI tersebut. Informasi mengenai dugaan intersepsi oleh militer Israel juga masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari otoritas terkait.
Editor : Slamet Harmoko