Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Diduga Hendak Tawuran, 16 Remaja Diamankan, Tiga Kedapatan Bawa Sajam

Slamet Harmoko • Rabu, 18 Februari 2026 | 11:19 WIB
BARANG BUKTI: Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan AKP Joko Sulistiyo Sriyono dan timnya memperlihatkan barang bukti senjata tajam yang dibawa para remaja. (Maulana/Radar Banjarmasin)
BARANG BUKTI: Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan AKP Joko Sulistiyo Sriyono dan timnya memperlihatkan barang bukti senjata tajam yang dibawa para remaja. (Maulana/Radar Banjarmasin)

Radarsampit.jawapos.com - Aparat Polsek Banjarmasin Selatan kembali mengamankan kelompok remaja yang dinilai meresahkan warga.

Sebanyak 16 remaja diamankan di kawasan Rantauan Timur I, Kelurahan Pekauman, Banjarmasin, Minggu (15/2/2026) dini hari. Dari jumlah tersebut, tiga remaja kedapatan membawa senjata tajam.

Sementara lainnya diduga sempat membuang senjata tajam dan balok kayu saat hendak diamankan petugas.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim Joko Sulistiyo Sriyono, mengungkapkan seluruh remaja yang diamankan masih berusia di bawah umur.

“Mereka terdiri dari pelajar SMP, SMA, hingga anak putus sekolah,” ujar Joko, Senin (16/2/2026).

Petugas turut mengamankan berbagai jenis senjata tajam, seperti keris, parang, mandau, samurai hingga celurit dengan berbagai ukuran.

Diduga Hendak Bentrok

Saat kejadian, tim Buser tengah melakukan patroli rutin akhir pekan. Polisi menerima laporan adanya sekelompok remaja berboncengan sepeda motor sambil membawa senjata tajam.

“Mereka diduga akan melakukan bentrok dengan warga atau kelompok lain di Jalan Kelayan A Gang Gembira,” ungkapnya.

Seluruh remaja kemudian diamankan semalaman untuk didata dan diberikan pembinaan. Orang tua serta pihak sekolah turut dipanggil guna memberikan efek jera.

“Dari 16 anak, satu orang sudah dua kali terlibat kasus serupa. Kami tetap mengedepankan pembinaan karena mereka masih di bawah umur,” jelasnya.

Patroli Ditingkatkan Jelang Ramadan

Polisi menegaskan patroli akan terus diintensifkan untuk mencegah aksi tawuran, terutama menjelang Ramadan. Orang tua juga diimbau lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari.

“Pastikan mereka pulang tepat waktu dan tahu ke mana mereka pergi,” pesannya.

Sebelum dipulangkan, para remaja diwajibkan membuat surat pernyataan bermaterai dan menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis selama satu bulan. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#remaja #tawuran #pelajar