Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perkuat Persatuan Keluarga, Pomparan Puruba Manurung Jabodetabek Rayakan Syukuran dan Tahun Baru

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 16 Februari 2026 | 21:20 WIB
Kekeluargaan terasa kental dalam acara syukuran dan perayaan Tahun Baru Pomparan Puruba Manurung se-Jabodetabek yang digelar di Kuliner Diore, Jakarta, Senin (16/2).
Kekeluargaan terasa kental dalam acara syukuran dan perayaan Tahun Baru Pomparan Puruba Manurung se-Jabodetabek yang digelar di Kuliner Diore, Jakarta, Senin (16/2).

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan terasa kental dalam acara syukuran dan perayaan Tahun Baru Pomparan Puruba Manurung se-Jabodetabek yang digelar di Kuliner Diore, Jakarta, Senin (16/2).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar untuk saling bertemu, mempererat silaturahmi, sekaligus mensyukuri penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui.

Acara diawali dengan ibadah bersama yang mengangkat tema Mazmur 133:1, “Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun.” Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Renova J. Sitorus, STh, yang juga merupakan bagian dari Pomparan Puruba Manurung dan menjabat sebagai Pendeta Resort HKBP Jati Asih, Bekasi.

Photo
Photo

Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan sebagai fondasi utama keharmonisan keluarga.

Menurutnya, persatuan keluarga tidak hanya memperkuat hubungan antaranggota, tetapi juga menjadi bekal bagi keberlangsungan generasi berikutnya.

“Ke depan, marilah kita terus menjaga persatuan, kesehatan, dan keharmonisan keluarga, karena dari situlah kekuatan kita sebagai satu keturunan,” ujarnya.

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan rangkaian sambutan. Ketua Panitia, Liber Manurung, SH, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya kehadiran anggota keluarga.

Dari total 28 kepala keluarga Pomparan Puruba Manurung di wilayah Jabodetabek, sebanyak 23 kepala keluarga hadir dalam kegiatan tersebut.

“Partisipasi ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan keluarga masih sangat kuat. Kami juga berterima kasih kepada para donatur serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” katanya.

Ketua Punguan Raja Palubis se-Jabodetabek, Kombes Pol. (Purn.) Drs. Mustar Manurung, SH, MH, menambahkan bahwa kebersamaan keluarga perlu terus dijaga, termasuk dengan saling mendukung dalam berbagai bidang kehidupan.

Menurutnya, Pomparan Puruba Manurung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan melalui kebersamaan dan kepedulian antaranggota keluarga.

Hal senada disampaikan Pembina Punguan, Tamba Manurung, yang mengajak seluruh keluarga untuk terus menjaga kekompakan demi masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, perwakilan Boru, Drs. Mansur Sirait, menyoroti pentingnya pendokumentasian silsilah keluarga. Ia berharap penyusunan silsilah Pomparan Puruba Manurung dapat mulai dilakukan pada 2026 agar generasi penerus tetap mengenal asal-usulnya.

Perwakilan Bere/Ibebere/Pahompu, Hotman Siagian, S.SiT., SE., MM, menyebut kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wadah memperkuat komitmen menjaga nilai-nilai luhur adat Batak, seperti Somba Marhula-hula, Manat Mardongan Tubu, dan Elek Marboru.

Hotman yang juga menjabat sebagai Kepala KSOP Kelas III Sampit mengatakan, nilai kebersamaan yang dijaga dalam keluarga besar menjadi kekuatan moral dalam kehidupan dan pengabdian.

“Saya berharap generasi muda Pomparan Puruba semakin solid, aktif, dan bangga terhadap jati dirinya,” ujarnya.

Suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya Batak dan tarian manortor yang diikuti seluruh anggota keluarga lintas generasi.

Kehadiran anak-anak hingga orang tua menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan, meski sebagian anggota berdomisili di luar Jakarta.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar tahun 2026 membawa kesehatan, kebahagiaan, serta semakin mempererat persatuan keluarga besar Pomparan Puruba Manurung di mana pun berada. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
#kekeluargaan #Jabodetabek 2025 #manurung