Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kurang dari Satu Jam, Polisi Temukan Pembuang Bayi di Sungai Pinang

Slamet Harmoko • Kamis, 8 Januari 2026 | 13:00 WIB
LOKASI PENEMUAN: Warga Gang Mandiri, RT 110, Jalan Geriliya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, digegerkan dengan penemuan bayi, Kamis (8/1). (EKO PRALISTIO/KALTIMPOST)
LOKASI PENEMUAN: Warga Gang Mandiri, RT 110, Jalan Geriliya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, digegerkan dengan penemuan bayi, Kamis (8/1). (EKO PRALISTIO/KALTIMPOST)

Radarsampit.jawapos.com - Warga Gang Mandiri, RT 110, Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, sempat digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki tanpa busana di samping lapangan kosong, Kamis (8/1) pagi.

Namun, kepolisian bergerak cepat dan berhasil menemukan pelaku pembuangan bayi tersebut dalam waktu kurang dari satu jam.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam membenarkan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan warga sekitar pukul 06.00 Wita.

Dari hasil penelusuran di lapangan dan informasi masyarakat, polisi berhasil mengamankan ibu kandung bayi tersebut tidak jauh dari lokasi penemuan.

“Setelah bayi ditemukan, kami langsung melakukan penyelidikan. Alhamdulillah, dalam waktu kurang lebih satu jam, ibu dari bayi tersebut berhasil kami amankan,” ujar Aksarudin.

Bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang di dekat selokan dan sempat menggigil. Meski demikian, polisi memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Aksarudin menjelaskan, ibu bayi diketahui berstatus janda dengan usia sekitar 30 tahun. Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Orang tua bayi sudah kami amankan. Statusnya janda, usia sekitar 30 tahun. Untuk data lengkap dan perkembangan kasusnya nanti akan kami sampaikan,” jelasnya.

Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi pembuangan bayi tersebut, termasuk kondisi psikologis dan latar belakang pelaku.

“Motifnya masih kami dalami, mengapa bayi tersebut dibuang. Semua masih dalam proses pemeriksaan,” tegas Aksarudin.

Sementara itu, Ketua RT 110 Noril Fahmi mengatakan, bayi pertama kali ditemukan warga setelah mendengar suara tangisan sekitar pukul 06.00 Wita. Kondisi bayi saat ditemukan cukup memprihatinkan.

Baca Juga: Geger! Mayat Bayi Ditemukan Tak Utuh di Sekitar Pemakaman Umum, Korban Mutilasi?

“Bayinya telanjang, menggigil, dan kepalanya ada bekas pasir. Sepertinya baru lahir karena ari-arinya masih ada,” ungkap Noril.

Kapolsek Sungai Pinang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Kasus pembuangan bayi ini kini dalam penanganan aparat untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#penemuan bayi #bayi dibuang