Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Percepat Faskes dan CKG Papua, Pemerintah Janji Perbaikan Akses Kesehatan

Gunawan. • Selasa, 18 November 2025 | 18:56 WIB
Ilustrasi Cek Kesehatan (Istimewa)
Ilustrasi Cek Kesehatan (Istimewa)

JAYAPURA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah pusat dan provinsi bergerak mempercepat pembangunan infrastruktur kesehatan sekaligus memperluas layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) demi memperbaiki akses pelayanan medis di berbagai wilayah Papua yang selama ini terhambat oleh keterbatasan fasilitas dan jarak.

Gubernur Papua Matius D Fakhiri mengatajan, pihaknya telah bertemu Menteri Kesehatan untuk mengusulkan percepatan sejumlah proyek kesehatan prioritas di sembilan kabupaten/kota.

Dalam pertemuan itu, Pemprov Papua juga mengajukan kebutuhan alat kesehatan canggih untuk rumah sakit di provinsi tersebut.

Beberapa proyek infrastruktur masih perlu dorongan kuat. Laporan perkembangan menyebut pembangunan Rumah Sakit Keerom baru mencapai sekitar 50 persen sementara pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kabupaten Jayapura tercatat sekitar 25 persen dan Labkesmas Keerom sekitar 10 persen.

Sementara itu, proyek seperti RS Rodofabo di Waropen dan RS Mamberamo Raya belum menunjukkan progres berarti.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menindaklanjuti usulan-usulan dari Pemprov Papua dan mempercepat penyelesaian proyek yang tertunda sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

”Kementerian Kesehatan akan menindaklanjuti usulan-usulan dari Gubernur Papua, karena hal ini juga merupakan bagian dari Asta Cita Presiden,” katanya.

Di wilayah pegunungan, penambahan kendaraan rujukan menjadi prioritas untuk meningkatkan akses antar-kabupaten.

Kepala Dinkes P2KB Papua Pegunungan Isak Yikwa menyampaikan bantuan ambulans yang diterima daerahnya akan diprioritaskan untuk layanan rujukan dan layanan kesehatan keliling.

”Kami mendapatkan dua mobil ambulans, semoga kendaraan itu dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Papua Pegunungan tentunya yang dapat dijangkau dengan akses kendaraan darat,” ujar Isak.

Ambulans dan dukungan serupa juga disalurkan ke fasilitas lain seperti RSUD Wamena dan Klinik Kalvari untuk memperkuat rujukan dan layanan bagi kelompok berisiko termasuk penyintas HIV-AIDS.

Isak menegaskan, pemerintah daerah akan memaksimalkan penggunaan bantuan tersebut untuk kepentingan pelayanan masyarakat.

Perluasan CKG menunjukkan respons positif masyarakat. Di Kabupaten Manokwari pemanfaatan Cek Kesehatan Gratis meningkat tajam dengan 8.343 warga tercatat sudah memakai layanan sejak program diluncurkan pada 2024.

”Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin semakin meningkat,” kata Plt Kepala Dinkes Manokwari Marthen Rantetampang.

Di sisi lain, CKG di Papua Barat Daya dilaporkan telah menjangkau 21.890 jiwa yang tersebar di enam kabupaten/kota menurut data Dinkes setempat. Plt Kepala Dinkes P2KB Jan Pieter Kambu menyatakan program itu terus disosialisasikan agar cakupan layanan semakin meluas.

”Program ini sudah menjangkau 21.890 jiwa di enam kabupaten kota,” jelas Jan Pieter. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#pelayanan kesehatan